Marc Marquez Cedera Panjang karena Kesalahannya Sendiri

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 38 2356756 marc-marquez-cedera-panjang-karena-kesalahannya-sendiri-7MLdE5VUji.jpg Marc Marquez (Foto: motogp.com)

ROMA – Legenda MotoGP, Loris Reggiani, memberikan komentar mengenai cedera panjang yang dialami oleh Marc Marquez. Menurut Reggiani, cedera yang dialami oleh Marquez tersebut adalah karena kesalahannya sendiri.

Sebagaimana diketahui, Marquez pada saat ini memang sedang dalam masa pemulihan cedera patah lengan tangan kanannya. Cedera tersebut dialami Marquez usai mengalami crash ketika menjalani balapan pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez pada 19 Juli kemarin.

Marquez sempat dinyatakan fit dalam, dan siap comeback ke lintasan ketika MotoGP menggelar balapan di Sirkuit Misano. Namun sebuah kabar mengejutkan hadir dari pihak Tim Repsol Honda yang menyatakan bahwa Marquez bakal absen lebih lama.

Marc Marquez

Bahkan hingga MotoGP 2020 berakhir, Marquez nyatakan tidak pernah lagi benar-benar menjalani balapan Situasi tersebut pun membuat Marquez gagal mempertahankan gelar juara dunianya di MotoGP 2020.

Belum lama ini, Marquez pun menjalani operasi ketiganya untuk bisa memulihkan cedera patah lengan kanannya. Namun belum ada tanda-tanda bahwa kondisi pembalap berkebangsaan Spanyol itu bakal sembuh.

Baca Juga: Marc Marquez Ngaku Pernah Benci Pol Espargaro, Gara-Gara Apa?

Banyak yang menilai bahwa panjangnya pemulihan cedera Marquez itu merupakan kesalahan tim dokter MotoGP. Namun pandangan berbeda diutarakan oleh Reggiani belum lama ini. Ya, Reggiani percaya bahwa cedera panjang Marquez itu terjadi karena kesalahannya sendiri.

“Mereka menyembunyikan sesuatu dan mungkin kita takkan pernah tahu. Menurut saya, Marc cedera saat latihan. Entah saat latihan sepeda atau motocross, tapi harusnya ia bertanggung jawab,” jelas Reggiani, sebagaimana disadur dari Marca, Jumat (5/2/2021).

“Saya turut menyesal ia tidak turun lintasan karena ia adalah pertunjukan, dan benar bahwa nilai persaingan jadi berkurang. Tapi jika dokter bilang Anda bisa melakukan apa pun dengan plat itu, Anda juga salah,” sambungnya.

“Saya ingin percaya padanya, namun saya juga yakin, Anda bisa melakukan sesuatu atau tidak, tubuh Anda akan bicara. Ini merupakan tanggung jawab pembalap. Saya bakal memahami aksi menuduh orang lain jika ia masih anak-anak.”

Marc Marquez

“Akan tetapi seorang juara dunia yang berusia 27-28 tahun adalah orang dewasa. Seorang pembalap harus memahami keputusan apa yang ia ambil. Anda tak bisa berpikir bahwa dokterlah yang menyuruh Anda naik motor, apalagi Anda pembalap sekaliber Marc Marquez.”

Baca Juga: Marc Marquez Ingin Kembali Rasakan Sensasi Duel dengan Pol Espargaro

“Pembalap semacam dia dan Valentino Rossi tidak akan membiarkan kondisi ekstrenal memengaruhi mereka, mereka melakukan apa pun yang mereka mau,” tuntas pria asal Italia berusia 61 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini