Bradl Persiapkan Diri Seolah-olah Sudah Ditunjuk Gantikan Marc Marquez

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 38 2353680 bradl-persiapkan-diri-seolah-olah-sudah-ditunjuk-gantikan-marc-marquez-EUIqbl4SE3.jpg Stefan Bradl

AALST – Test rider atau pembalap penguji Repsol Honda, Stefan Bradl, mengomentari keikutsertaan Marc Marquez di MotoGP 2021. Mengetahui kehadiran Marc Marquez masih menjadi teka-teki, Bradl pun berusaha mempersiapkan diri karena bisa saja diminta tim untuk menggantikannya.

Kehadiran Marc Marquez di pentas MotoGP 2021 hingga kini memang masih menjadi teka-teki. Ada banyak suara yang memperkirakan Marquez bakal absen panjang lagi karena kondisi cedera pada lengan kanannya yang belum membaik.

Marc Marquez

Jika hal ini benar terjadi, Repsol Honda tentu saja harus mencari pembalap pengganti karena tak mau hanya menurunkan satu rider. Nama Andrea Dovizioso sejatinya paling kencang dikaitkan untuk mengisi peran tersebut.

BACA JUGA: Ini Prediksi Forcada soal Kolaborasi Rossi-Morbidelli di MotoGP 2021

Nama Dovizioso praktis muncul sebagai kandidat terkuat karena dirinya tengah menganggur saat ini. Dia memilih tak menerima tawaran pekerjaan dari tim mana pun usai kontraknya habis dengan Ducati.

Tetapi, ada juga suara yang menyebutkan bahwa Honda tetap akan menunjuk Bradl untuk menggantikan Marc Marquez seperti musim lalu. Menanggapi peluang ini, Bradl pun berusaha mempersiapkan dirinya sebaik mungkin agar siap jika diminta Honda menjalani balapan.

Karena itu, Bradl pun mengaku kini mempersiapkan dirinya seolah-olah sudah ditunjuk menggantikan Marc Marquez. Dia berusaha untuk tak mengendurkan porsi latihannya.

"Sejauh ini HRC belum memberikan kabar apa pun tentang kondisi kesehatan Marc. Saya cukup yakin akan melakukan tes resmi pertama di Doha dan seterusnya. Itu (menggantikan Marc Marquez) sampai saat dia kembali,” ujar Bradl, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Sabtu (30/1/2021).

Marc Marquez

"Marc telah mengomunikasikan bahwa dia ingin mencapai produktivitas 100 persen ketika kembali. Itu sebabnya saya curiga akan memakan waktu lebih lama dari dua bulan hingga GP Qatar,” lanjutnya.

“Karena itu, saya mempersiapkan fisik seolah-olah HRC akan berlanjut seperti yang terjadi tahun lalu. Saya belum pernah istirahat sejak akhir musim pada 22 November. Itu bagus untuk kondisi fisik saya," tukas Bradl.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini