Ayah Lorenzo Akui Joan Mir sebagai Juara MotoGP 2020

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 03:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 38 2351338 ayah-lorenzo-akui-joan-mir-sebagai-juara-motogp-2020-fupJnrihGt.jpg Joan Mir (Foto: Laman resmi MotoGP)

MALLORCA – Ayah Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo, mengakui Joan Mir sebagai juara dunia MotoGP 2020. Meski gelarnya sempat mendapat keraguan dari banyak pihak, tetapi Chico Lorenzo tidak merasakan hal tersebut.

Memang harus diakui, keberhasilan Mir menjadi juara dunia berlangsung dalam hal yang tidak biasa. MotoGP 2020 hanya melakoni 14 seri balapan akibat adanya pandemi Covid-19 yang menyebar di seluruh dunia.

Joan Mir

Selain itu, pada musim tersebut, MotoGP telah kehilangan sang juara bertahan yang harus menepi dari lintasan selama hampir satu musim. Marc Marquez mengalami cedera parah akibat terjatuh di seri perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Karena kecelakaan tersebut, Marquez pun harus menjalani pemulihan panjang yang sampat saat ini masih dipertanyakan. Situasi tersebut kemudian mampu dimanfaatkan oleh Mir yang berhasil membuat kejutan dengan menjadi juara dunia.

Baca juga Ayah Jorge Lorenzo Cibir Karier Cemerlang Valentino Rossi di MotoGP

Meski terbilang, hanya mampu meraih satu kemenangan saja, tetapi Mir berhasil menunjukkan konsistensi. Itu sebabnya, Chico Lorenzo memuji kiprah Mir hingga akhirnya sukses merebut titel juara MotoGP 2020.

“Joan sudah menjadi juara dunia dan juga tidak diragukan lagi di Moto3. Ini sudah menunjukkan kemampuannya untuk mengelola peluang dengan baik,” ungkap Chico Lorenzo, mengutip dari Paddock-GP, Rabu (27/1/2021).

“Ia tahu bagaimana memanfaatkan kartu yang harus ia mainkan di setiap balapan dan hampir tidak membuat kesalahan,” tambahnya.

“Suzuki juga merupakan motor yang sangat biasa, yang sangat tidak menonjol secara khusus, tetapi juga tidak memiliki aspek negatif,” lanjutnya.

Joan Mir

Namun begitu, Chico Lorenzo, juga mengingatkan Mir untuk tetap rendah hati dan tidak terlalu jemawa dengan hasil ini. Pasalnya, ini bukanlah akhir, tetapi ini adalah awal bagaimana Mir bisa mengelola gelar juara dunia dengan baik pada musim berikutnya.

“Keadaan ini mungkin tidak akan terjadi lagi di masa depan dan Joan harus menemukan kembali dirinya dan mengambil langkah maju di titik lemahnya sebagai pembalap,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini