Mundur dari Australia Open 2021, Andy Murray Jelaskan Penyebabnya

Raikhul Amar, Jurnalis · Minggu 24 Januari 2021 22:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 40 2350023 mundur-dari-australia-open-2021-andy-murray-jelaskan-penyebabnya-gSHOod0k3O.jpg Andy Murray. (Foto: Instagram/@andymurray)

LONDON – Petenis putra asal Inggris, Andy Murray, memutuskan mundur dari Australia Open 2021. Keputusan ini diambil karena peraih tiga gelar Grand Slam itu sudah tidak memiliki waktu untuk menjalani karantina 14 hari, seperti yang diterapkan pemerintah Australia.

Sebagaimana diketahui, aturan ketat harus diikuti oleh para petenis yang ingin mentas di Australia Open 2021. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona. Salah satu aturannya adalah menjalani karantina 14 hari sebelum tampil.

Andy Murray

Andy Murray pun belum terbang ke Australia saat ini. Dia dikabarkan positif terpapar Covid-19 sebelum akan naik penerbangan charter ke Melbourne. Kondisi itu membuatnya akan absen di Australia Open 2021.

Ini, jadi absen ketiga Andy Murray dari ajang tersebut sejak berkarier profesional pada 2005. Sebelumnya, Murray juga absen pada 2018 dan 2020 karena alasan cedera.

BACA JUGA: Dominic Thiem Ceritakan Karantina Ketat Jelang Australia Open 2021

“Sangat sedih berbagi bahwa saya tidak akan terbang ke Australia untuk bertanding di Australia Open. Kami terus berdialog dengan Tenis Australia untuk mencoba dan menemukan solusi yang memungkinkan beberapa bentuk karantina yang bisa diterapkan, tetapi kami tidak dapat membuatnya berhasil,” kata Murray, sebagaimana dikutip dari BBC Sports, Minggu (24/1/2021).

Murray mendapat entry wild card oleh Tennis Australia untuk memungkinkannya berkompetisi di Grand Slam pembuka musim itu yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari. Sebelumnya, dia juga mengundurkan diri dari Delray Beach Open di Florida bulan ini.

Hal itu dilakukan agar dirinya bisa meminimalkan risiko tertular virus melalui perjalanan internasional menjelang Australia Terbuka. Di bawah protokol turnamen yang disepakati dengan otoritas pemerintah di Australia, semua pemain harus menjalani tes negatif sebelum naik charter.

Mereka kemudian harus menjalani pengujian tambahan ketika tiba dan selama karantina 14 hari. Panitia Australia Open bahkan melakukan pemeriksaan terhadap jadwal penerbangan dan melihat riwayat penerbangan yang diikuti pemain.

Mereka memberikan perkembangan tentang kedatangan pemain dan hasil testing yang dilakukan di situs resmi. Seperti laporan mereka pada 17 Januari, disebutkan jika seorang penumpang dengan penerbangan charter ke Melbourne dari Doha yang tiba pada pukul 5.30 pagi pada 16 Januari dinyatakan positif.

Andy Murray

Ada 58 penumpang dalam penerbangan tersebut, di mana 25 di antaranya adalah pemain. Sedangkan satu yang dinyatakan positif bukan termasuk kontingen yang bermain dan dinyatakan negatif sebelum penerbangan.

Sebanyak 25 pemain dalam penerbangan tersebut itu pun tidak dapat meninggalkan kamar hotel selama 14 hari dan sampai catatan medis dinyatakan bersih. Direktur Australia Open, Craig Tiley, menjelaskan pihaknya memang berkomunikasi dengan semua orang dalam penerbangan terutama petenis yang akan akan bermain.

"Untuk memastikan kebutuhan mereka dipenuhi sebanyak mungkin, dan bahwa mereka sepenuhnya dinilai atas situasinya. Pikiran kami tertuju pada dua orang yang dites positif selama penerbangan dan kami berharap mereka sembuh dengan baik," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini