MUNDERFING – Manajer Tim KTM Tech3, Herve Poncharal, mengakui pihak di KTM sempat terkejut saat mendengar keputusan Pol Espargaro hijrah ke Repsol Honda dan menjadi tandem Marc Marquez. Setelah kabar itu terdengar, pihak KTM pun langsung berpikir keras untuk menentukan langkah tepat yang harus dilakukan.
Pol diketahui memutuskan meninggalkan KTM pada akhir musim 2020. Ia menyudahi romansanya dengan tim tersebut yang sudah berlangsung selama empat musim.

Pol sendiri bertindak sebagai pembalap andalan untuk tim tersebut. Penampilannya terus menunjukkan peningkatan untuk KTM dari musim ke musim.
BACA JUGA: Repsol Honda: Perkembangan Cedera Marc Marquez Memuaskan
Dengan kondisi ini, KTM tentu saja punya harapan untuk terus memperpanjang kontrak Pol yang memang berakhir di penghujung musim 2020. Tetapi tak disangka, Pol justru tertarik penawaran dari tim lain.
Ia memilih hijrah ke Repsol Honda untuk menjadi rekan setim Marc Marquez. Diakui Poncharal, semua petinggi KTM terkejut kala itu.
“Ketika Pol Espargaro memutuskan di masa lockdown pada musim semi untuk meninggalkan KTM pada akhir musim 2020 setelah empat tahun berada di sini, itu merupakan kejutan bagi perusahaan,” ujar Poncharal, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Minggu (18/1/2021).