Valentino Rossi Tak Sabar Balapan Bersama Petronas SRT

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 38 2338224 valentino-rossi-tak-sabar-balapan-bersama-petronas-srt-GBKK5Zu4s7.jpg Valentino Rossi. (Foto/Yamaha)

ROMA - Valentino Rossi mengaku tak sabar melakukan seri balapan MotoGP 2021 dengan Yamaha SRT. Di tim barunya tersebut, legenda balap MotoGP ini akan berduet dengan salah satu mantan anak didiknya, Franco Morbidelli.

Rossi selama lebih 15 tahun menjadi pembalap Yamaha dengan dibagi dua periode. Namun, kerja sama keduanya sudah berakhir pada 2020 silam dan bergabung dengan Petronas SRT, tim asal Malaysia.

Foto/Twitter

Menyambut 2021, Petronas SRT mengunggah sebuah video ke Twitter mereka. Dalam video itu terlihat Valentino Rossi yang memberikan pesan bahwa dia tidak sabat melakoni balapan dengan tim barunya.

Baca juga: Bos Petronas Harap Morbidelli Tampil Lebih Kompetitif di MotoGP 2021

“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari Petronas Yamaha SRT mulai 2021,” ujarnya.

“Saya sudah melihat pencapaian tim ini dalam dua tahun terakhir. Jadi saya tak sabar untuk melihat apa yang bisa kami lakukan bersama.”

“Saya tak sabar bekerja bersama tim ini dan turun ke trek,” tambah pembalap asal Italia tersebut.

Meski demikian, Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan Rossi tetap punya peran penting bagi tim pabrikan. Jarvis menjelaskan The Doctor tetap dapat dukungan penuh dan berhak menggunakan motor dengan spek yang sama dengan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo.

"Kinerja Vale takkan jauh beda karena ia tetap dapat dukungan pabrikan sepenuhnya. Ia akan pakai motor pabrikan yang speknya sama dengan rider tim pabrikan," ujar Lin Jarvis dilansir dari laman Autosport.

"Memang benar beberapa pengembangan akan dipimpin oleh tim pabrikan, tapi Vale tetap bagian super penting dalam pengumpulan data," lanjutnya.

Foto/Instagram

Berbicara mengenai kepindahan sang legenda, Jarvis mengatakan apa yang sudah dilakukan Rossi selama ini bersama Yamaha sudah terlalu banyak dan hal itu jelas meninggalkan kesan. Selama 15 tahun sudah Rossi membela tim pabrikan Yamaha tersebut dan tentu saja membuat Jarvis akan merasa aneh jika tak melihat rider asal Italia itu di garasi timnya.

Meski Rossi masih di MotoGP dan hanya pindah tim saja, apalagi The Doctor pun pindah ke tim satelit Yamaha, namun Jarvis merasa hal itu tetaplah perubahan yang cukup signifikan. Jadi, Jarvis yakin Yamaha bakal merasa sangat kehilangan Rossi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini