"Cal Crutchlow banyak membantu saya, terutama selama musim pertama saya. Dia selalu memperhatikan bagaimana saya beralih dari Moto2 ke MotoGP,” ujar Nakagami, sebagaimana dikutip dari Paddock GP, Rabu (30/12/2020).
“Dia selalu memperhatikan bagaimana penampilan saya. Setelah beberapa bulan, saya menyadari bahwa dia tidak hanya berbicara tentang hal-hal yang serius, tetapi dia juga bercanda,” lanjutnya.

“Dia terlihat sangat agresif di televisi, tetapi pada kenyataannya dia sangat peka. Saya dapat melihat dari data bahwa dia adalah pembalap yang sangat seimbang. Marc Marquez sedikit lebih agresif, itulah sebabnya dia sulit ditiru. Cal tidak memiliki gaya Marc dan lebih mudah ditiru," turut Nakagami.
Kini, kebersamaan Nakagami dan Crutchlow di tim satelit Honda pun harus berakhir. Sebab, Crutchlow memilih banting setir menjadi test rider atau pembalap penguji Yamaha setelah LCR Honda tak memperpanjang kontraknya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.