Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Direkrut Yamaha Jadi Test Rider, Cal Crutchlow Justru Dicap Pembalap Gagal

Djanti Virantika , Jurnalis-Rabu, 16 Desember 2020 |14:59 WIB
Direkrut Yamaha Jadi <i>Test Rider</i>, Cal Crutchlow Justru Dicap Pembalap Gagal
Cal Crutchlow. (Foto: MotoGP)
A
A
A

LESMO Cal Crutchlow dicap sebagai pembalap yang gagal dalam berkarier di MotoGP. Penilaian ini disampaikan oleh pengamat MotoGP sekaligus mantan manajer dari Valentino Rossi, yakni Carlo Pernat.

Pernat menilai bahwa Cal Crutchlow tak pernah benar-bener bekerja dengan baik di MotoGP. Meski sejatinya beberapa podium hingga kemenangan sudah berhasil diraih selama kariernya, pembalap asal Inggris itu tetap dinilai belum bisa menaklukkan motornya dengan optimal.

Cal Crutchlow

Di sepanjang karier balapnya di MotoGP, Cal Crutchlow tercatat meraih tiga kemenangan dan sembilan podium. Salah satu kemenangan didapatkannya saat membela LCR Honda di MotoGP Argentina 2018.

BACA JUGA: Sambut Hangat Valentino Rossi, Bos Petronas Yamaha: Kami Akan Jadi Keluarga Sejati

Jika berhasil menaklukkan motor balap dari beberapa tim yang sudah pernah diperkuatnya, Crutchlow diyakini bisa mengantongi hasil yang lebih fantastis. Bahkan mungkin, bertarung memperebutkan gelar juara bukan hal mustahil mengingat bakatnya yang luar biasa.

Tetapi hingga mengakhiri kariernya di MotoGP, pencapaian Cal Crutchlow tak terlalu fantastis. Ia bahkan hanya bertengger di urutan ke-18 di MotoGP 2020 yang menjadi musim terakhirnya mentas di kelas premier.

Kini, Cal Crutchlow telah memilih pensiun dalam kariernya sebagai pembalap profesional di MotoGP. Ia banting setir menjadi test rider atau pembalap penguji. Bukan bersama Honda yang sudah dibelanya beberapa musim, melainkan dengan Yamaha.

Cal Crutchlow menggantikan peran Jorge Lorenzo yang didepak Yamaha dari kursi test rider pada penghujung musim 2020. Kinerja buruk Jorge Lorenzo selama menjadi test rider Yamaha di musim ini jadi alasan kontraknya tak diperpanjang.

Cal Crutchlow

“Cal Crutchlow jelas menerima kegagalan dalam kariernya. Dia tidak pernah benar-benar bekerja dengan baik bersmaa motornya,” ujar Pernat, sebagaimana dikutip dari GP One, Rabu (16/12/2020).

“Dia mengendarai motornya dengan buruk, dia bukan pembalap yang sebenarnya. Dia tentu saja punya alasan sendiri untuk kondisi ini, tapi saya menandainya sebagai pembalap yang gagal,” tukasnya.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement