CANBERRA – Kepindahan Valentino Rossi ke Petronas Yamaha SRT membawa konsekuensi tidak mengenakkan bagi Alex Briggs. Mekanik yang sudah bekerja dengan The Doctor sejak 20 tahun lalu itu mengaku tidak marah dengan kondisi tersebut sekali pun tetap terasa pahit.
Seperti diketahui, Valentino Rossi sepakat untuk bergabung dengan Petronas Yamaha SRT untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Negosiasi sebetulnya sudah dimulai sejak Maret 2020. Namun, perundingan antara ketiga pihak berlangsung alot.
Ya, negosiasi itu melibatkan tiga pihak, yakni Valentino Rossi, Yamaha, dan Tim Petronas SRT. Setelah berlangsung alot, kesepakatan akhirnya tercapai pada September 2020. Komposisi mekanik disinyalir menjadi salah satu penghambat tercapainya kesepakatan lebih cepat.
Baca juga: Valentino Rossi Bicara Perbedaan jadi Pembalap Tim Pabrikan dan Satelit

Valentino Rossi dikabarkan kukuh membawa tiga orang mekanik kuncinya, yakni David Munoz (kepala kru), Alex Briggs, dan Brent Stephens. Namun, Petronas Yamaha SRT juga bersikeras mempertahankan tim mekaniknya sendiri.
Kompromi terpaksa dilakukan Valentino Rossi. Setelah 20 tahun bersama, pria asal Italia itu memilih meninggalkan Alex Briggs dan Brent Stephens. Walau pada akhirnya menyerah, sang juara dunia MotoGP tujuh kali sudah berjuang keras mempertahankan dua mekanik kesayangannya itu.
“Kami beberapa kali bertemu di motorhome Valentino Rossi di Jerez (Spanyol). Dia berusaha mempertahankan kami semua sebagai satu grup. Sayangnya, itu tidak terjadi. Saya katakan kepadanya, jika saya tidak akan bekerja untuknya, saya akan berhenti saja,” ujar Alex Briggs, seperti dimuat The Race, Jumat (11/12/2020).

Menengok kembali pada masa-masa itu, mekanik berkebangsaan Australia tersebut mengaku sama sekali tidak marah dengan keputusan yang diambil. Namun, Alex Briggs merasa sedikit sedih karena tidak bisa pensiun dari ajang MotoGP bersama dengan Valentino Rossi.

“Ketika saya melihat lagi, saya tentu saja menyukai ide pensiun bersamaan dengan Valentino Rossi. Namun, bukan seperti itu kenyataannya,” sambung Alex Briggs.
“Jika ada tawaran menarik dari yang lain, mungkinkah saya akan bertahan? Ini bukan hanya soal uang. Hanya menjadi mekanik biasa tanpa membagikan ilmu sudah cukup untuk membuat saya memutuskan berhenti,” tukasnya.
Sekali pun kerja sama keduanya secara profesional berakhir, Alex Briggs dan Valentino Rossi akan tetap menjaga hubungan baik di luar lintasan. Betapa tidak, relasi keduanya begitu hangat selama 20 tahun terakhir.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.