Share

Tak Ada Quartararo, Kini Yamaha Andalkan Morbidelli

Raikhul Amar (Koran Sindo), Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 38 2321227 tak-ada-quartararo-kini-yamaha-andalkan-morbidelli-rQdbUDYyBR.jpg Pembalap Yamaha, Franco Morbidelli (Foto: MotoGP)

SEPANG – Performa apik ditunjukkan Franco Morbidelli di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 dengan menyabet posisi runner-up. Tak ayal, pembalap keturunan Brasil itu pun kini menjadi andalan bari Petronas Yamaha SRT.

Manajer Petronas Yamaha Wilco Zeelenberg mengaku puas dengan pencapaian yang diraih Morbidelli di musim ini. Rider asal Italia itu berhasil menempati posisi kedua klasemen akhir dengan mengumpulkan 158 poin atau berada di bawah juara dunia MotoGP 2020 Joan Mir dengan hanya berselisih 13 angka.

Bagi Zeelenberg, pencapaian itu sudah luar biasa. Pasalnya, Morbidelliawalnya memang kurang diunggulkan dalam bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Apalagi, dia juga kalah pamor dengan rekannya, Fabio Quartararo, pada tahun sebelumnya. Kendati mengalami kesulitan, dia tidak menyerah dan terus berusaha bangkit.

Baca juga: Sudah Punya Pengalaman di MotoGP, Alex Marquez Kini Pembalap yang Berbeda

Franco Morbidelli

Hasilnya, rider berusia 25 tahun itu perlahan-lahan meningkatkan performanya hingga berhasil menduduki posisi runner-up di klasemen akhir. Itu menjadi pencapaian terbaik dibandingkan tiga pembalap Yamaha lainnya di MotoGP 2020 atau lebih bagus dibandingkan seniornya, Valentino Rossi, yang hanya menyelesaikan di posisi ke-15 dengan 66 poin pada klasemen akhir.

Sebagai perwakilan dari manajemen Petronas Yamaha, Zeelenberg tentu sangat bahagia melihat apa yang ditunjukkan Morbidelli. Pria asal Belanda itu berharap musim depan sang pembalap masih bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan performanya lagi.

“Pada akhir musim lalu, dia menunjukkan bahwa dirinya lebih kuat dari sebelumnya. Tahun lalu, kami tidak berharap dia bisa menawarkan performa yang sama dengan Quartararo. Namun, kami berharap dia akan berada di depannya pada papan klasemen. Hanya, dia butuh waktu lebih lama untuk pergi tahun ini karena dia sebelumnya menggunakan motor Honda,” ucap Zeelenberg, dilansir Speedweek.

Tahun depan, Morbidelli akan bertandem dengan Rossi. Seharusnya, dia bisa memetik banyak pelajaran dari guru besarnya itu. Bahkan, pencapaiannya pun bisa saja lebih baik dibandingkan pada tahun ini. Namun, pembalap kelahiran Roma, 4 Desember 1994, itu tidak akan mendapatkan motor terbaru Yamaha pada musim depan.

Morbidelli mengaku tidak keberatan seandainya harus memakai motor edisi 2019 musim depan. Menurutnya, motor lawas YZR-M1 tersebut masih nyaman digunakan serta memiliki kecepatan yang bagus. Dia telah membuktikannya pada tahun ini dengan menggunakan motor edisi 2019.

Franco Morbidelli

Awalnya, masalah finansial menjadi alasan Morbidelli menggunakan motor lawas. Walau harus menggunakan motor buatan lama sendirian, nyatanya performa Morbidelli mampu bersinar dibandingkan tiga pembalap yang lain. Kondisi itu yang membuatnya sangat percaya diri untuk kembali menggunakan motor 2019 pada MotoGP 2021.

“Pada awalnya, iya (ada masalah finansial). Namun, saat ini dia tidak menginginkan yang lain. Dia merasa nyaman dengan mesin ini dan tidak ingin kehilangan. Tentu, dia ingin kecepatan tinggi yang lebih, tapi dia berkata jika saya tidak bisa menguji dan membandingkan dengan mesin 2020, saya lebih suka mempertahankan M1 2019," tandas Zeelenberg.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini