Terungkap Alasan Petronas Yamaha Larang Valentino Rossi Bawa Mekanik Sendiri

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 38 2320994 terungkap-alasan-petronas-yamaha-larang-valentino-rossi-bawa-mekanik-sendiri-aSJTkwXJie.jpg Pembalap Yamaha, Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

SEPANG Valentino Rossi sudah dipastikan akan membela Tim Petronas Yamaha SRT di Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Meski begitu, sebelum Rossi menandatangi kontrak, sempat terjadi ketegangan antara pembalap berjuluk The Doctor itu dengan pihak Petronas.

Sebagaimana diketahui, Rossi terpaksa meninggalkan pabrikan Yamaha karena posisinya akan digantikan oleh Fabio Quartararo. Maka dari itu, pihak Yamaha menyarankan Rossi untuk bergabung dengan tim satelit sebagai pengganti Quartararo.

Rossi sebenarnya bisa cukup menerima hal tersebut. Akan tetapi, ia sempat dibuat jengkel karena Petronas Yamaha melarangnya membawa orang-orangnya dari tim pabrikan, seperti mekanik, kepala kru, dan lainnya.

Baca juga: Marc Maruqez Akui Tak Suka Bersaing Lawan Adik Kandungnya

Perpisahan Valentino Rossi

Mendapat larangan seperti itu membuat Rossi sempat berpikiran untuk tidak jadi bergabung. Namun, setelah melakukan diskusi panjang, dicapaillah kesepakatan bahwa Rossi hanya boleh membawa David Munoz selaku kepala krunya, Idalio Gavira (pelatih balap), dan Matteo Flamigni (insinyur data).

Sementara itu, para mekanik Rossi di tim pabrikan seperti Alex Briggs dan Brent Stephens, tak bisa ikut serta. Padahal, Briggs dan Stephens telah menemani The Doctor selama 20 tahun berkecimpung di dunia balap motor grand prix.

Tak ayal, kondisi ini membuat citra Petronas Yamaha seolah menjadi sosok antagonis. Maka dari itu, Manajer Tim Petronas Yamaha SRT, Wilco Zeelenberg, memberikan penjelasan mengapa Rossi tidak diizinkan membawa Briggs, Stephens, dan mekanik lainnya.

“Tentu saja kami memikirkan semuanya dengan hati-hati. Vale adalah orang penting di dunia ini, tetapi kami sangat menjelaskan kepadanya, ‘Saat Anda berkendara ke Petronas, kami yang menentukan strateginya,’" terang Zeelenberg.

“Tentu saja dia ingin membawa orang-orangnya bersamanya. Kami mengatakan kepadanya bahwa pada akhirnya kami memiliki tanggung jawab tertinggi kepada Petronas, meskipun dia sudah berurusan dengan Yamaha,” sambungnya.

Perpisahan Valentino Rossi

“Kami juga memberi tahu dia bahwa dia akan menggantikan Fabio. Jadi dia juga akan mengambil tempatnya di pit. Apakah Anda mengerti apa artinya itu,” tandas Zeelenberg.

Rossi pada akhirnya mencoba memahami situasinya. Maka dari itu, dengan sangat berat hati ia pun harus berpisah dengan Briggs, Stephens, dan mekaniknya yang lain. Diakui oleh Rossi bahwa itu adalah yang paling memberatkannya. Utamanya karena Briggs dan Stephens sudah dianggap seperti keluarga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini