Pertarungan Kontra Conor McGregor Hanya Sebatas Bisnis bagi Dustin Poirier

Reynaldi Hermawan, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 07:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 43 2316324 pertarungan-kontra-conor-mcgregor-hanya-sebatas-bisnis-bagi-dustin-poirier-dbtJmLcyrN.jpg Conor McGregor (Foto: Reuters)

LAS VEGAS – Dustin Poirier akan bertarung lagi dengan Conor McGregor di UFC 257. Pertarungan akbar itu akan berlangsung pada 23 Januari 2021 mendatang. Sebelumnya, Poirier KO oleh McGregor pada ronde pertama di UFC 178, September 2014 silam.

Namun, petarung asal Amerika Serikat tersebut tidak punya dendam terhadap McGregor. Dia justru menjadikan kekalahannya sebagai bahan pelajaran.

Conor McGregor (Foto: Twitter/@TheNotoriousMMA)

“Conor (McGregor) petarung hebat yang sudah menghajar banyak orang sebelum saya. Akan tetapi, sekarang kami jauh lebih mapan dan memiliki banyak pengalaman, lebih dewasa,” kata Poirier dikutip dari MMA Junkie, Kamis (26/11/2020).

“Saya ngotot di pertarungan pertama. Akan tetapi, kali ini, saya hanya ingin bermain cantik, dan ingin mengalahkannya,” tuturnya.

BACA JUGA: Jelang Bentrok dengan McGregor, Poirier Singgung Gelar Juara Khabib

Poirier bertekad mengalahkan McGregor di UFC 257. Akan tetapi, Poirier menekankan, bahwa dirinya tidak bertujuan untuk memberi McGregor pelajaran. Dia menyatakan pertarungannya dengan McGregor adalah bisnis sehingga tidak ada sakit hati.

“Ketika masih muda, saya sering berkelahi dengan emosi. Bagi saya, ini tidak sama. Ini bukan tentang membalas dendam. Ini tentang memajukan karier, menempatkan keluarga saya di tempat yang lebih baik,” ucap Poirier.

Conor McGregor (Foto: Twitter/@TheNotoriousMMA)

“Saya tidak mencoba memberi pelajaran kepada pria yang pernah mengalahkan saya. Ini hanya bisnis,” ujarnya.

Kemenangan atas McGregor mungkin akan membuat pintu bagi Poirier untuk mendapatkan sabuk juara kelas ringan UFC. Sabuk itu masih menjadi milik Khabib Nurmagomedov sekarang meski The Eagle –julukan Khabib– sudah menyatakan pensiun. Saat Khabib meninggalkan sabuknya, UFC akan mencari juara baru dan Poirier ingin memanfaatkan momen tersebut untuk jadi penguasa baru di kelas ringan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini