Kisah Deiveson Figueiredo, Atlet UFC yang Dulunya Jadi Tukang Batu hingga Ngojek

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 43 2313735 kisah-deiveson-figueiredo-atlet-ufc-yang-dulunya-jadi-tukang-batu-hingga-ngojek-azPqROeyeU.jpg Deiveson Figueiredo. (Foto: Instagram/@daico_deusdaguerra)

NAMA Deiveson Figueiredo kini tengah mendapat sorotan besar dari publik karena penampilan apiknya di pentas UFC. Ia bahkan kini tengah memegang sabuk juara di kelas terbang.

Sebelum meraih kesuksesan seperti saat ini di pentas UFC, Figueiredo diketahui harus melewati perjalanan yang tak mudah. Beragam pekerjaan harus dilakoninya demi bisa bertahan hidup.

Sebagaimana diwartakan ESPN, Sabtu (21/11/2020), Figueiredo pernah mengemban pekerjaan sebagai tukang batu, koki sushi, penata rambut, hingga tukang ojek. Ya, semua ini dilakukan petarung berusia 32 tahun itu karena tak berasal dari keluarga yang kaya raya.

Deiveson Figueiredo

Bahkan, Figueiredo sudah harus bekerja saat usianya masih remaja. Dia memulai dengan menjadi penjual pakaian dan es krim. Dia juga pernah membantu mengurus kerbau. Tapi, dari semua pekerjaan yang pernah dilakukan, ia paling lama bekerja sebagai tukang batu.

BACA JUGA: Khabib Hanya Akan Comeback jika Lawan Georges St-Pierre

Pekerjaan ini dilakukan selama Deiveson masih berada di kampung halamannya, yakni Soure, Para, Brasil. Tetapi, Figueiredo yang berharap dapat melakukan perubahan dalam kehidupannya akhirnya memutuskan pinah ke Belem.

Meski begitu, Figueiredo tak pernah malu dengan pekerjaan yang diembannya terdahulu. Ia bahkan mengaku sangat menikmati setiap aktivitasnya sebelum sukses sebagai petarung UFC.

"Saya bekerja sebagai asisten tukang batu sebelum pindah ke Belem. Yang paling saya suka saat menjadi tukang. Kami biasa membangun atap untuk rumah dan saya sangat menyukainya,” ujar Figueiredo, sebagaimana dikutip dari ESPN, Sabtu (21/11/2020).

“Itu sangat menarik dan lebih santai dibandingkan jenis pekerjaan lainnya. Saya tidak suka mengerjakan yang lebih berat dan kayu yang kami gunakan di atap sangat ringan,” lanjutnya.

Selama menjadi tukang batu, Figueiredo bekerja dari Senin sampai Jumat. Pada akhir pekan, dia mengambil pekerjaan lainnya, yakni sebagai satpam di sebuah kelab malam. Pekerjaan ini diambil karena memiliki kemampuan dalam bela diri. Sebab, sejak kecil, dia sudah berlatih banyak jenis bela diri, mulai dari jiu-jitsu, muaythai, hingga capoeira.

Deiveson Figueiredo

Bermodal kemampuan bela diri tersebut, Figueiredo pun mencoba peruntungan untuk terjun ke dunia MMA dengan berduel di kelas bantam. Aksinya pun tampak memukau sehingga pada 2017 mendapat tawaran kontrak dengan UFC.

Sejak saat itu, kariernya terus menanjak di UFC hingga membuahkan gelar juara di kelas terbang pada tahun ini. Ia mendapatkannya usai mengalahkan Joseph Benavidez pada Juli 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini