Lengan Kiri Alex Marquez Tertidur di MotoGP Valencia 2020

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 38 2311358 lengan-kiri-alex-marquez-tertidur-di-motogp-valencia-2020-BUn1zFHCqq.jpg Alex Marquez bersiap mengikuti balapan (Foto: Honda Racing Corporation)

VALENCIA – Kecelakaan hebat yang menimpa Alex Marquez pada sesi Kualifikasi MotoGP Valencia 2020 berdampak hingga balapan. Pembalap Tim Repsol Honda itu menyebut lengan kirinya seakan tertidur sejak putaran kedelapan hingga bendera finis dikibarkan.

Seperti diketahui, Alex Marquez terlempar dari motornya saat melaju pada sesi kualifikasi, Sabtu 14 November 2020 malam WIB. Berdasarkan pemeriksaan tim medis MotoGP, pembalap berusia 24 tahun itu dinyatakan fit untuk lomba.

Tim Repsol Honda lantas membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus tindakan pencegahan. Terungkap kemudian, Alex Marquez mengalami pembengkakan pada pergelangan hingga telapak tangan kirinya.

Baca juga: Kecelakaan Mengerikan Alex Marquez Bikin sang Manajer Bingung

Alex Marquez menikung (Foto: Honda Racing Corporation)

Beruntung, adik dari Marc Marquez itu masih bisa mengikuti balapan sepanjang 27 putaran. Sayangnya, kondisi Sirkuit Ricardo Tormo yang berat, membuatnya kesulitan. Sebab, sirkuit tersebut memiliki lebih banyak tikungan ke kiri.

“Sulit sejak pemanasan, terutama sejak kecelakaan itu. Jadi, hal terpenting adalah menyelesaikan balapan untuk membangun sedikit rasa percaya diri karena setelah tiga kecelakaan beruntun, itu tidak mudah,” papar Alex Marquez, mengutip dari Motorsport, Rabu (18/11/2020).

“Selain masalah ban, tangan kiri saya tertidur dari putaran delapan atau sembilan. Jadi, memang sulit untuk menyelesaikan balapan,” imbuh juara dunia Moto2 2019 tersebut.

Beratnya kondisi sirkuit diakui sendiri oleh Alex Marquez. Banyaknya tikungan ke kiri plus hanya satu trek lurus panjang, membuat lengan kirinya dipaksa bekerja keras. Namun, ia masih mengambil hal positif karena bisa menyelesaikan balapan, sekali pun gagal mencetak angka.

“Valencia adalah sirkuit yang sungguh menuntut kondisi fisik prima. Tidak ada trek lurus panjang untuk sejenak beristirahat. Pergelangan tangan saya sungguh sakit. Ditambah lagi banyaknya tikungan ke kiri,” lanjut Alex Marquez.

“Kami tidak mencetak banyak angka, tetapi saya pikir hal terpenting adalah mampu menyelesaikan balapan untuk mendapat ritme terbaik agar tiba di Portimao dengan lebih baik,” tukas pembalap bernomor motor 73 itu.

Ya, Alex Marquez harus segera mengalihkan fokusnya kepada seri terakhir, MotoGP Portugal 2020, yang dilangsungkan Minggu 22 November mendatang. Menutup musim dengan sebaik-baiknya dapat meningkatkan kepercayaan diri guna menatap masa depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini