Fabio Quartararo, dari Kandidat Juara MotoGP 2020 hingga Kini Tampil Melempem

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 16 November 2020 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 38 2310270 fabio-quartararo-dari-kandidat-juara-motogp-2020-hingga-kini-tampil-melempem-LE8ctrfIoi.jpg Fabio Quartararo. (Foto: Instagram/@fabioquartararo20)

VALENCIA – Gelaran MotoGP 2020 menyuguhkan perlombaan yang benar-benar fantastis. Ada banyak pembalap yang mendapat sorotan besar pada musim ini karena aksinya di luar ekspektasi, salah satunya ialah Fabio Quartararo.

Ya, pembalap Tim Petronas Yamaha SRT ini menjadi satu dari sejumlah pembalap yang menarik perhatian besar dari publik. Aksinya di awal musim MotoGP 2020 sangat dinantikan. Sebab, ia dijagokan bakal menjadi penantang utama Marc Marquez dalam berebut gelar juara musim ini.

Pandangan ini muncul karena Quartararo telah tampil fantastis pada musim debutnya. Ia beberapa kali berhasil bersaing langsung dengan Marquez dalam memperebutkan kemenangan. Di akhir musim, pembalap asal Prancis itu pun menyabet gelar rookie of the year hingga pembalap tim satelit terbaik.

Fabio Quartararo

Penampilan gemilangnya di musim debut bahkan telah berbuah kontrak dari tim pabrikan Yamaha. Quartararo ditapuk untuk menggantikan Valentino Rossi musim gelaran MotoGP 2021. Karena itu, tak heran jika dirinya dijagokan juara musim ini.

BACA JUGA: Pasang Surut Suzuki di MotoGP hingga Hentikan Puasa Juara Berkat Joan Mir

Bak menjawab pandangan tersebut, Quartararo pun menyuguhkan penampilan yang begitu apik di awal musim 2020. Ia merebut kemenangan di dua seri beruntun di Sirkuit Jerez, Spanyol, hingga membawanya bertengger di puncak klasemen sementara.

Tak ayal, nama Quartararo kian digaungkan untuk menjadi juara di MotoGP 2020. Terlebih, sang juara bertahan, Marc Marquez, sendiri telah dipastikan harus absen panjang karena didera cedera parah.

Marc Marquez

Sayangnya, kesempatan emas itu gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Quartararo. Usai menang dua kali beruntun di Jerez, ia harus menelan pil pahit di empat balapan berikutnya.

Penampilan minor Quartararo sudah terlihat sejak MotoGP Republik Ceko 2020. Dalam balapan seri ketiga itu, El Diablo –julukan Quartararo– hanya finis di urutan ketujuh. Kemudian, pada MotoGP Austria 020, ia terlempar ke urutan kedelapan.

Pada MotoGP Styria 2020, Quartararo bahkan tercecer ke urutan ke-13. Selanjutnya, pada MotoGP San Marino 2020, ia gagal menyelesaikan balapan hingga garis finis. Kondisi ini membuat posisi Quartararo akhirnya melorot di klasemen. Tempatnya di puncak klasemen akhirnya dikudeta oleh Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati).

Tak ingin membiarkan pemandangan ini terus terlihat, Quartararo bangkit di dua balapan berikutnya, yakni GP Emilia Romagna dan Catalunya. Finis keempat di GP Emilia Romagna dan kemenangan di Catalunya cukup membawa Quartararo menempati posisi puncak klasemen lagi.

Fabio Quartararo

Tetapi sayangnya, ia lagi-lagi gagal menjaga konsistensinya pada musim ini. Kans merebut gelar juara pun kian terkikis setelah tampil minor di empat balapan beruntun, yakni GP Prancis, Aragon, Teruel, dan Eropa. Di empat balapan itu, Quartararo tercecer dari lima besar. Bahkan, pada MotoGP Aragon 2020, ia hanya finis di urutan ke-18.

Impian Quartararo untuk merebut gelar juara akhirnya benar-benar terkubur di MotoGP Valencia 2020. Insiden yang dialami pada lap kedelapan hingga membuatnya gagal finis membuat Joan Mir memastikan diri keluar sebagai juara musim ini.

Tak hanya kehilangan gelar juara, pil pahit di GP Valencia telah membuat Quartararo terpental dari tiga besar di klasemen sementara. Kini, dia hanya menempati urutan kelima dengan koleksi poin 125 angka. Dengan hanya tinggal tersisanya satu balapan lagi di musim ini, kesempatan Quartararo menyabet status runner-up juga bisa dibilang kecil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini