Vinales Akui Yamaha Kalah Telak, Joan Mir Layak Juara MotoGP 2020

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 16 November 2020 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 38 2310134 vinales-akui-yamaha-kalah-telak-joan-mir-layak-juara-motogp-2020-1y4tcMgM5n.jpg Pembalap Yamaha, Maverick Vinales (Foto: Laman MotoGP)

VALENCIA – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, kembali gagal mewujudkan impiannya untuk menjadi juara dunia MotoGP. Sebab, yang tampil sebagai kampiun di MotoGP 2020 adalah pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir.

Menanggapi kekalahannya ini, Vinales mengakui bahwa Mir memang pantas menyandang gelar juara dunia musim ini. Sebab, Mir merupakan pembalap yang tampil paling konsisten dalam meraih hasil bagus di MotoGP 2020.

Meski di sepanjang musim ini Joan Mir baru meraih satu kemenangan, namun pembalap 23 tahun itu telah sebanyak tujuh kali naik podium. Jumlah tersebut menjadikan Mir sebagai pembalap yang paling sering meraih podium di MotoGP 2020.

Baca juga: Joan Mir Juara Dunia, Suzuki Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2021

Joan Mir

“Dia layak mendapatkannya. Dia kuat sepanjang musim. Kami tidak memiliki kesempatan untuk bersaing dengan mereka. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Anda (Mir)," tutur Vinales, seperti dilansir dari Speedweek, Senin (16/11/2020).

Vinales sendiri pada awalnya digadang-gadang untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020. Pasalnya, dalam dua seri balapan pertama, pembalap berjuluk The Top Gun itu selalu finis di posisi kedua.

Kendati demikian, Vinales justru mengalami penurunan performa dan meraih sederet hasil minor pada seri-seri berikutnya. Bukan hanya Vinales yang merasakan hal ini, pembalap Yamaha lainnya, Fabio Quartararo pun mengalami nasib yang sama.

Joan Mir

Maka dari itu, Vinales menilai bahwa ada yang salah dengan cara Yamaha mengembangkan motor balapnya. Hal inilah yang disinyalir The Top Gun membuat Yamaha kalah telak dari Suzuki begitu memasuki pertengahan musim kompetisi.

Dalam balapan teranyar, yakni MotoGP Valencia 2020, Vinales hanya bisa finis ke-10. Sedangkan Quartararo gagal finis setelah mengalami kecelakaan. Satu-satunya pembalap Yamaha yang tampil bagus adalah Franco Morbidelli. Namun, Morbidelli bisa dibilang sebagai pengecualian, karena ia menggunakan mesin lama, sehingga berbeda dengan pembalap Yamaha lainnya.

Maverick Vinales

“Itu sudah yang paling maksimal. Saya juga tidak ingin memikirkannya lagi. Saya akan melakukan pekerjaan saya dan kemudian pulang,” ujar Vinales mengenai hasil minor yang didapatnya dalam gelaran MotoGP Valencia 2020.

“Saya tidak tahu apa itu. Kami perlu meningkatkan di banyak bidang dan saya mencoba melakukan bagian saya dengan informasi saya. Kami membutuhkan motor yang lebih kompetitif di tahun 2021. Kami tidak tahu bagaimana menjadi lebih baik. Kami memiliki terlalu banyak masalah," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini