Salah satu nilai plus Cal Crutchlow adalah dia cukup malang melintang di MotoGP dengan tiga pabrikan, yakni Yamaha, Ducati, dan Honda. Pengalaman pembalap berusia 35 tahun itu tentu sangat berguna sebagai masukan kepada teknisi-teknisi Yamaha.
“Kita melihat dari Honda, mereka memiliki daya cengkeram ban belakang yang sangat baik dan Cal tahu betul tentang itu. Jadi, kami bisa mendapat informasi berharga,” lanjut Maverick Vinales.
“Ketika Cal menjalani hari yang baik, sangat sulit untuk mengalahkannya. Jadi, dia bisa membawa banyak informasi penting dan saya senang dengan karakternya yang apa adanya. Kami membutuhkan itu di tim,” tukas pembalap berjuluk The Top Gun itu.
Yamaha sendiri bukan tempat yang asing buat Cal Crutchlow. Ia bahkan memulai karier balapnya di MotoGP pada 2011 bersama tim satelit Tech3 Yamaha. Setelah itu, Crutchlow hengkang ke Ducati pada 2014, sebelum akhirnya berlabuh di Honda pada 2015-2020.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.