Miller Ragu Iannone Tak Sengaja Konsumsi Doping

Ezha Herdanu, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 04:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 38 2309338 miller-ragu-iannone-tak-sengaja-konsumsi-doping-DzCmx38dCn.jpg Andrea Iannone (Foto: motogp.com)

VALENCIA – Pembalap Tim Pramac Ducati, Jack Miller, ikut memberikan pandangannya soal kasus doping yang dialami oleh Andrea Iannone. Miller mengaku ragu bahwa zat terlarang bagi atlet tersebut masuk ke tubuh Iannone usai mengosumsi daging.

Kasus doping Iannone sendiri pertama kali naik ke permukaan setelah Agen Anti-Doping Dunia (WADA) melakukan tes urin kepadanya usai menjalani balapan di MotoGP Malaysia 2019. Dalam sampel tersebut Iannone dinyatakan positif melakukan doping drostanolone, substansi steroid terlarang untuk atlet.

Sidang pertama kasus doping Iannone sendiri berlangsung pada 19 Desember 2020. Dalam sidang tersebut Iannone dihukum menjalani balapan selama 18 bulan. Namun Iannone pun memilih untuk naik banding keputusan pengadilan tersebut.

Andrea Iannone

Terlebih Iannone sendiri tidak merasa bersalah terkait kasus doping yang menimpanya tersebut. The Maniac Joe –julukan Iannone– berdalih bahwa substansi tersebut masuk ke dalam tubuh usai mengonsumsi daging di Asia.

Baca Juga: Petrucci Prihatin dengan Iannone yang Dihukum Tak Boleh Balapan 4 Tahun 

Dengan fakta itulah yang membuat Iannone lantas membawa kasusnya tersebut ke keputusan Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS). Iannone menuntut agar hukuman larangan tampil 18 bulan tersebut dicabut. Sedangkan pihak WADA justru meminta agar hukuman Iannone ditambah menjadi empat tahun.

Akan tetapi karena pandemi virus Corona (Covid-19) sidang kedua kasus doping Iannone itu harus ditunda hingga 15 Oktober kemarin. Pada Selasa, 10 November 2020, hasil sidang kasus doping Iannone keluar, yang mana Iannone dinyatakan bersalah dan dihukum larangan membalap selama empat tahun.

Miller pun coba memberikan pandangannya soal alasan yang acap kali diutarakan Iannone terhadap kasus dopingnya tersebut. Ya, Miller ragu substansi steroid terlarang untuk atlet itu masuk ke dalam tubuh Iannone usai mengonsumsi daging di Asia.

“Andrea mendapatkan hukuman empat tahun, dan tak banyak yang bisa saya katakan. Jika ia dapat penalti seperti itu, maka kasusnya pasti sangat kuat,” jelas Miller, seperti dirangkum dari GPOne, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga: Anak Didik Rossi Ini Bantah Bakal Gantikan Iannone di Aprilia

“Beginilah hidup kami, itu sudah aturannya. Sangat disayangkan bagi Andrea karena ia ada di sisi yang salah, dan saya mengharapkan yang terbaik untuknya. Kami semua tahu apa yang boleh dan tak boleh kami lakukan, dan sayangnya Andrea 'tertangkap' berada di sisi yang salah,” lanjutnya.

“Tapi jika Anda tanya apa saya percaya itu akibat kontaminasi daging, jawabannya tidak. Keluarga saya punya sapi di peternakan, dan saya bisa bilang kami tak menyuntik mereka dengan steroid. Kalaupun kami melakukannya, saya tak yakin Andrea bakal dites positif usai sekadar makan stik daging,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini