Pembalap dari Tim Valentino Rossi Buka Suara soal Ketertarikan Aprilia

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 38 2308648 pembalap-dari-tim-valentino-rossi-buka-suara-soal-ketertarikan-aprilia-0qgtfVtm3S.jpg Luca Marini, Valentino Rossi, dan Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP)

VALENCIA – Nama pembalap dari tim balap milik Valentino Rossi, Marco Bezzecchi, kini tengah dikaitkan dengan salah satu tim di MotoGP, yakni Aprilia Gresini. Mendengar kabar tersebut, Bezzecchi pun angkat bicara.

Ia menganggap rumor ini sebagai berita yang keren. Sebab, dengan begitu, Bezzecchi memiliki peluang besar untuk naik ke kelas utama yang sudah menjadi cita-citanya sejak lama.

Marco Bezzecchi

Tetapi, Bezzecchi mengaku belum mendapat penawaran apa pun dari Aprilia. Ia bahkan ragu bisa mentas di MotoGP 2021, meski dikabarkan tengah sangat diminati oleh Aprilia untuk menggantikan peran Andrea Iannone.

BACA JUGA: Ungkit Pil Pahit di GP Eropa, Rossi: Sungguh Memalukan Tak Selesaikan Balapan

Sebab, Bezzecchi mengatakan telah meneken perpanjangan kontrak dengan tim Valentino Rossi, yakni Sky Racing Team VR46. Dengan begitu, ia akan tetap membela tim tersebut di kelas Moto2 pada musim depan.

“Keren (rumor ketertarikan Aprilia). Saya mendengar rumor ini, tapi saya benar-benar tidak tahu apa-apa,” ujar Bezzecchi, sebagaimana dikutip dari GP One, Kamis (12/11/2020).

“Saya juga sudah memiliki kontrak yang ditandatangani dengan Sky Racing Team VR46 dan alhasil saya tetap di sini,” lanjutnya.

“Saya berharap segera ke sana (MotoGP), tetapi tanpa tergesa-gesa karena saya memiliki jalan yang harus diikuti. Saya yakin Anda butuh talenta untuk pergi ke MotoGP, tapi di saat yang sama ada juga prosedurnya. Jika Anda melewatkan salah satu dari keduanya, sulit untuk pergi ke sana,” tutur Bezzecchi.

Sebagaimana diketahui, Aprilia memang harus mencari pembalap baru untuk melengkapi line-up untuk MotoGP 2021. Sebab, penantian mereka untuk Andrea Iannone nyatanya tak bisa berbuah manis.

Iannone dinyatakan bersalah atas kasus doping yang menyeretnya sejak akhir musim 2019 hingga mengakibatkan absen di MotoGP 2020. Pihak Pengadilan Arbitrase Internasional (CAS) bersama Badan Antidoping Dunia (WADA) memutuskan mengganjarnya hukuman larangan membalap selama empat tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini