Duel Khabib vs Gaethje Tidak Mungkin Setting-an

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 43 2307140 duel-khabib-vs-gaethje-tidak-mungkin-setting-an-MA5zZAX7fF.jpg Khabib Nurmagomedov menyandang sabuk gelar juara (Foto: UFC)

MOSKOW – Dugaan pengaturan hasil pertarungan antara Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje kembali mengemuka. Namun, dugaan itu lantas dibantah oleh promotor terkemuka Rusia, Vadim Finkelstein. Menurutnya, Khabib adalah petarung yang punya harga diri sehingga tidak mungkin curang.

Kecurigaan soal pengaturan hasil diungkapkan oleh veteran petarung mixed martial arts (MMA) Rusia, Oleg Taktarov. Dasar kecurigaan tersebut adalah, Khabib Nurmagomedov dan Justin Gaethje berada di bawah naungan manajer yang sama, Ali Abdelaziz.

Sekadar informasi, duel perebutan sabuk gelar juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) itu berlangsung pada 25 Oktober 2020 dini hari WIB. Kala itu, Justin Gaethje ditentukan menang angka oleh dua orang juri pada ronde pertama.

Baca juga: Duel Khabib vs Gaethje Disebut sebagai Setting-an

Khabib Nurmagomedov memaksa Justin Gaethje menyerah (Foto: Twitter/@UFC)

Kemudian, pada ronde kedua Khabib Nurmagomedov bangkit. The Eagle akhirnya bisa menjatuhkan lawan, untuk melancarkan jurus pamungkas triangle choke. Justin Gaethje pun menyerah sehingga Khabib dinyatakan sebagai pemenang.

Alur pertandingan memang sekilas terlihat diatur. Namun, hal itu dengan tegas dibantah oleh Vadim Finkelstein. Menurutnya, Khabib Nurmagomedov adalah seorang petarung yang punya harga diri. Karena itu, tidak mungkin dirinya mau diatur.

“Khabib mengawali kariernya bersama saya. Dia adalah manusia yang menjunjung tinggi harga diri. Dia tidak akan mau diatur dan tidak membutuhkan apa pun. UFC juga pasti tidak mau melakukannya demi menjaga nama besar,” ujar Vadim Finkelstein, dikutip dari Championat, Selasa (10/11/2020).

Lebih lanjut, Vadim justru memuji tingginya level yang dimiliki oleh Khabib Nurmagomedov. Petarung berusia 32 tahun itu memang selalu bisa mengalahkan lawan dalam kondisi apa pun. Karena itu, dari luat terlihat sekali pertarungan sudah diatur.

“Khabib hanya mengalahkan semua orang dan levelnya lebih tinggi dari petarung lain. Mungkin karena itu dari luar terlihat sedikit aneh buat orang lain, sekali pun ada beberapa momen berbahaya dalam pertarungan itu,” lanjut Vadim Finkelstein.

“Taktarov boleh menyampaikan pendapatnya, tetapi dia adalah seorang atlet. Jika saya menilai situasinya dari posisi Khabib, saya ulangi, dia berada jauh di atas lawannya,” tutupnya.

Apa pun cerita di luar sana, yang pasti rekor abadi berhasil ditorehkan Khabib Nurmagomedov. Selain memegang sabuk juara kelas ringan, ia mencatatkan rekor 29 pertarungan beruntun tidak terkalahkan alias 29-0.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini