VALENCIA – Pertaruhan besar dibuat Pol Espargaro saat menerima pinangan Honda Racing Corporation (HRC). Pria asal Spanyol itu mengakui, bergabung dengan Repsol Honda yang diperkuat salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah, bagaikan menang atau mati.
Sekadar informasi, dua dari tiga rekan setim terakhir Marc Marquez selalu kesulitan mengimbangi performanya. Dani Pedrosa yang merupakan rekan setim terlama (2013-20180, sama sekali gagal memberikan kompetisi yang ketat.
Hal serupa terjadi pada Jorge Lorenzo di Kejuaraan Dunia MotoGP 2019. Por Fuera bahkan memutuskan pensiun pada akhir musim akibat cedera. Kini, rekan setim Marc Marquez adalah adiknya sendiri, Alex. Sayangnya, kiprah kedua pembalap tidak bisa dibandingkan karena The Baby Alien dibekap cedera.
Baca juga: Bos KTM Terpuaskan dengan Performa Pembalapnya di Motogp 2020

Musim depan, HRC kedatangan Pol Espargaro dari KTM Red Bull. Kendati tim tersebut kesulitan sepanjang 2020, pria berusia 29 tahun itu tidak menyerah. Ia juga siap untuk berjuang keras mengimbangi sang juara dunia selama dikontrak HRC.
“Berada di samping seorang pembalap terbaik di dunia, dengan motor yang sama bagusnya, jika Anda tidak termotivasi dengan tipe tantangan seperti ini, lebih baik di rumah saja,” ujar Pol Espargaro, dilansir dari Corse di Moto, Jumat (6/11/2020).
“Itu akan menjadi langkah yang penting dalam karier saya. Entah nanti itu akan membuat saya semakin kuat atau justru malah hancur,” imbuh pembalap bernomor motor 44 itu.