Manajer Suzuki Takkan Paksa Mir Raih Kemenangan di MotoGP 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 30 Oktober 2020 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 38 2301601 manajer-suzuki-takkan-paksa-mir-raih-kemenangan-di-motogp-2020-dMhcOdqOMV.jpg Joan Mir (Foto: motogp.com)

HAMAMATSU – Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, memberikan komentar soal belum mampu pembalapnya, Joan Mir, meraih kemenangan di MotoGP musim 2020. Brivio menegaskan bahwa ia takkan memaksa Mir untuk bisa meraih kemenangan di tiga balapan tersisa MotoGP 2020.

Sebagaimana diketahui, Mir memang menjalani kampanyenya di MotoGP 2020 dengan performa mengesankan. Ya, Mir sejauh ini sudah mengoleksi enam podium dari 11 balapan yang sudah berlalu di MotoGP 2020.

Meski dari enam podium yang sudah diraih Mir sejauh ini, belum ada satupun kemenangan yang berhasil dicatatkan oleh pembalap asal Spanyol tersebut. Walaupun kondisi itu berhasil membawa Mir memuncaki klasemen sementara MotoGP 2020.

Joan Mir

Ya, Mir berada di posisi teratas pada klasemen sementara MotoGP musim ini dengan keunggulan 14 poin dari pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo. Mir sendiri berpeluang besar menjuarai MotoGP 2020 jika konsisten mempertahankan performanya di tiga balapan tersisa.

Baca Juga: Manajer Suzuki Ecstar Harap Alex Rins dan Joan Mir Bisa Pertahankan Performa Musim Depan

Akan tetapi beberapa pengamat menilai bahwa keberhasilan Mir menjuarai MotoGP 2020 bakal terasa kurang berarti, jika ia tak mampu memenangkan balapan tersisa. Maka dari itu muncul kabar bahwa manajemen Tim Suzuki telah meminta Mir berusaha lebih keras untuk bisa memenangkan balapan.

Brivio selaku manajer tim asal Jepang tersebut pun lantas memberikan klarifikasi soal rumor yang tengah beredar. Brivio menegaskan bahwa Tim Suzuki sama sekali tidak menuntut Mir memenangkan balapan tersisa di MotoGP 2020.

“Sudah jelas Joan ingin meraih kemenangan dalam sebuah balapan, begitu pula kami semua. Pasalnya ia sudah berkali-kali begitu dekat dengan kemenangan,” jelas Brivio, seperti dirangkum dari Motorsport Total, Jumat (30/10/2020).

“Akan tetapi, mulai sekarang, saya rasa perhatiannya akan lebih fokus pada gelar dunia, walau saya harus akui kami tak pernah membicarakan strategi apa pun. Kini kami dan Joan ada di puncak klasemen, dan sudah waktunya untuk menatap gelar dunia,” sambungnya.

Baca Juga: Beda Kepercayaan Quartararo dan Vinales Jelang Tiga Seri Terakhir

“Tentu kami menyadari betul seperti apa posisi kami di klasemen (MotoGP 2020), namun dalam balapan, Joan selalu berusaha melakukan yang terbaik, tanpa memikirkan para rivalnya. Menang dengan Joan bakal bikin saya sangat bahagia.”

“Akan tetapi, apa pun hasilnya nanti, musim ini tetap sangat menyenangkan. Jika ditanya lebih pilih memenangi balapan atau gelar dunia, saya tentu punya jawabannya. Tapi bakal oke-oke saja jika kami tetap naik podium sembari menjaga posisi kami di klasemen,” tutup pria asal Italia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini