Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Panutan Seluruh Personel MotoGP Diimbau Patuhi Protokol

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Rabu, 28 Oktober 2020 |08:33 WIB
Jadi Panutan Seluruh Personel MotoGP Diimbau Patuhi Protokol
Pembalap MotoGP melaju di Aragon (Foto: MotoGP)
A
A
A

ALCANIZ - Semakin banyaknya pembalap yang terpapar atau absen akibat Covid-19 menyebabkan Dorna Sports dan Asosiasi Tim-Tim MotoGP (IRTA) kecewa. Keduanya kompak mengimbau agar pembalap dan personel tim lebih patuh lagi terhadap protokol karena menjadi contoh yang bagi publik.

Seperti diketahui, MotoGP memiliki protokol yang ketat demi mencegah penyebaran Covid-19 di paddock. Selain mengurangi jumlah personel, setiap orang harus menjalani tes usap sebelum memasuki pekan balapan.

Idealnya, setiap pembalap dan kru tim harus tinggal di hotel dan terus bersama-sama hingga pekan balapan berikutnya jika hanya ada jarak seminggu. Namun, ada saja pembalap yang memilih pulang ke rumah usai lomba dan kembali ke sirkuit beberapa hari seblum sesi latihan.

Baca juga: Dorna Pastikan 3 Seri Terakhir MotoGP 2020 Jalan Terus

Tim KTM Red Bull merayakan kemenangan Brad Binder (Foto: MotoGP)

Itulah yang dilakukan Valentino Rossi usai GP Prancis pada 11 Oktober 2020. The Doctor pulang ke Tavullia, Italia. Memang belum diketahui di mana pastinya pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu terpapar Covid-19. Yang pasti, ia baru terpapar virus ketika berada di Italia.

Kasus yang dialami Valentino Rossi akhirnya membuat Dorna dan IRTA mengeluarkan pernyataan keras. Apalagi, mereka melihat adanya gambar di televisi dan sosial media yang memperlihatkan staf tim tidak mengenakan masker saat merayakan kesuksesan pembalap di garasi.

“Kami diberi tahu ada beberapa orang yang mulai tidak taat pada aturan-aturan di paddock dan pit. Gambar-gambar bermunculan di televisi dan sosial media dari staf yang merayakan bersama pembalap tanpa memakai masker,” ujar pernyataan resmi IRTA itu, dikutip dari Motorsport, Rabu (28/10/2020).

“Jika kita ingin diizinkan untuk terus menggelar balapan, kita harus menunjukkan kepada publik bahwa kita semua menghormati kondisi yang ada yang sudah disetujui, demi mendapatkan izin. Harap terus dipatuhi hingga musim ini selesai,” tegas IRTA.

Selain mengimbau agar semua pihak patuh terhadap apa yang sudah disepakati, IRTA dan Dorna Sports meminta seluruh personel tidak pulang ke rumah pada tiga seri terakhir. Sebab, cara itu diyakini efektif menekan penyebaran Covid-19 di MotoGP.

“Kami sangat marah karena beberapa pembalap memilih pulang ke rumah di antara dua pekan balapan di Aragon. Sesuai protokol untuk dua balapan beruntun, kami meminta Anda untuk menetap di gelembung, yaitu sirkuit dan hotel,” lanjut pernyataan itu lagi.

Paddock MotoGP memiliki risiko penyebaran virus yang minimal, dibandingkan hidup di luar sana. Ada indikasi kuat (para pembalap) tertular di luar kompetisi. Untuk dua balapan beruntun di Valencia dan juga Portimao (Portugal), kami memohon dengan sangat agar Anda semua tinggal bersama dengan anggota tim atau perusahaan di dalam gelembung di paddock atau hotel,” tutup pernyataan itu.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement