Gagal Finis di MotoGP Teruel 2020, Nakagami Menyesal

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 04:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 38 2300005 gagal-finis-di-motogp-teruel-2020-nakagami-menyesal-YkTc12qieM.jpg Takaaki Nakagami (Foto: motogp.com)

ARAGON – Pembalap Tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, mengomentari hasil balapannya ketika tampil di MotoGP musim 2020 seri Teruel. Nakagami mengaku menyesal menyianyiakan kesempatan memenangkan balapan tersebut, lantaran melakukan kesalahan fatal.

Sebagaimana diketahui, Nakagami memang melewati pekan balap di MotoGP Teruel 2020 dengan performa yang sangat mengesankan. Ya, hampir setiap sesi latihan bebas yang berlangsung di Sirkuit Aragon tersebut, Nakagami mampu mencatatkan waktu yang cukup menjanjikan.

Puncaknya adalah ketika Nakagami menjalani sesi kualifikasi MotoGP Teruel 2020. Ya, pembalap berkebangsaan Jepang tersebut berhasil menjadi yang tercepat usai mencatatkan waktu 1 menit 46.882 detik.

Takaaki Nakagami

Akan tetapi ketika menjalani balapan di MotoGP Teruel 2020, Nakagami justru tampil melempem. Pasalnya, Nakagami harus puas menyelesaikan balapan di MotoGP Teruel 2020 tanpa bisa meraih poin, usai mengalami crash pada lap pertama tepatnya pada tikungan kelima.

Baca Juga: Bahagia Raih Pole Position Perdana, Nakagami Bidik Kemenangan di Aragon

Hasil negatif tersebut membuat Nakagami harus mengubur dalam-dalam keinginannya untuk bisa meraih podium perdananya di MotoGP 2020. Padahal sepanjang kejuaraan dunia tahun ini, Nakagami sejatinya tampil cukup mengesankan.

Seusai menjalani balapan di MotoGP Teruel 2020, Nakagami pun lantas membeberkan apa menyebabkannya mengalami crash. Nakagami mengakui dirinya tidak bisa menghadapi tekanan mental ketika memimpin balapan di MotoGP Teruel 2020.

“Kini saya sudah merasa lebih baik. Sungguh disayangkan, satu kesalahan membuat kami mengalami kerugian besar. Bahkan sampai sekarang saya masih belum bisa percaya bagaimana bisa saya melakukan kesalahan itu,” jelas Nakagami, seperti disadur dari Motorsport Total, Selasa (27/10/2020).

“Saya sungguh merasa sangat kecewa pada diri saya sendiri. Sungguh menakjubkan rasanya bisa memulai balapan dengan menempati posisi terdepan. Akan tetapi di lain sisi ini tekanan juga benar-benar sangat besar,” lanjutnya.

Baca Juga: Start Terdepan, Nakagami Samai Catatan Seniornya 16 Tahun Lalu 

“Ini pertama kali saya merasakan tekanan besar dari luar, dapat pole pertama kali, memimpin balapan pertama kali, walau hanya 10 detik! Nyatanya saya tak bisa mempertahankannya. Ini alasan saya melakukan kesalahan bodoh.”

“Ini merupakan sebuah kesalahan kecil, tapi saya tidak bisa mengendalikannya. Pengereman saya terlalu tajam, ban depan terkunci, dan saya pun akhirnya terjatuh. Jadi, ini kesalahan bodoh, saya hilang kendali,” tuntas pembalap berusia 28 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini