Soal Gelar Juara Dunia, Quartararo: Saya Nothing to Lose

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 38 2298803 soal-gelar-juara-dunia-quartararo-saya-nothing-to-lose-gOaWmLjrJo.jpg Fabio Quartararo tidak mau terbeban (Foto: Twitter/@FabioQ20)

ALCANIZ – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, kembali menegaskan dirinya nothing to lose dalam hal perburuan gelar juara dunia MotoGP 2020. Kendati begitu, El Diablo tidak akan menyerah dan terus berjuang hingga titik penghabisan.

Sebagaimana diketahui, Fabio Quartararo saat ini nangkring di posisi dua klasemen sementara MotoGP 2020 hingga memasuki seri ke-11. Mengoleksi 115 poin, pembalap asal Prancis itu hanya terpaut enam angka dari pemuncak klasemen Joan Mir.

Selisih enam poin tersebut memang tidak terlalu besar. Akan tetapi, melihat konsistensi Joan Mir mencetak angka, maka peluang Fabio Quartararo bisa dikatakan mengecil. Apalagi, seri ke-11 ini berlangsung di tempat yang sama dengan pekan lalu, Sirkuit Motorland Aragon.

Baca juga: Joan Mir Tak Hanya Waspadai Quartararo dalam Perburuan Gelar Juara

Fabio Quartararo melaju di Sirkuit Motorland Aragon (Foto: Twitter/@FabioQ20)

Pekan lalu, Fabio Quartararo harus menghadapi berbagai rintangan sehingga hanya bisa finis di posisi ke-18. Kehilangan puncak klasemen jelas membuat dirinya semakin tertekan. Jelang pekan balapan MotoGP Teruel 2020, pria berusia 21 tahun itu mencoba menenangkan dirinya.

“Saya nothing to lose (soal peluang juara). Ketika naik dari kelas Moto2, jika seseorang bilang saya akan berada di peringkat dua dengan empat balapan tersisa hanya dalam tahun kedua saya, bersama tim yang baru lahir tahun lalu, saya akan dengan senang hati bergabung,” ucap Fabio Quartararo, dikutip dari Crash, Sabtu (24/10/2020).

“Saya akan memberikan yang terbaik. Menurut saya, kami punya potensi untuk bertarung. Kami tidak akan menyerah. Saya akan berikan 100% kemampuan untuk balapan ini dan tentu saja, akan berjuang keras hingga momen terakhir,” imbuh pembalap kelahiran Nice itu.

Lebih lanjut, Fabio Quartararo sadar Sirkuit Motorland Aragon akhir pekan ini bisa kembali menyulitkan buatnya. Namun, tiga seri terakhir yang digelar di Valencia (dua) dan Portugal (Sirkuit Portimao) membuatnya kembali yakin.

“Ini adalah trek yang sulit buat kami. Akan tetapi, kami tahu betul Portimao dan Valencia akan berlangsung hebat,” papar Fabio Quartararo.

Sang pembalap tidak asal bicara. Dari dua sesi latihan bebas yang digelar Jumat 23 Oktober 2020, terlihat Fabio Quartararo masih sedikit kesulitan. Pembalap bernomor motor 20 itu hanya bisa menempati urutan keempat pada catatan waktu kombinasi dengan 1 menit 48,164 detik.

Sementara itu, Joan Mir menempel ketat di klasemen waktu kombinasi. Pembalap Tim Suzuki Ecstar itu ada di peringkat lima dengan catatan waktu terbaik 1 menit 48,182 detik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini