Dibuat Kesal di Kualifikasi Aragon, Dovizioso Berniat Tendang Petrucci dari Pesawat

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 38 2296246 dibuat-kesal-di-kualifikasi-aragon-dovizioso-berniat-tendang-petrucci-dari-pesawat-183jvROl85.jpg Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso. (Foto: Twitter/ducaticorse)

ARAGON – Garasi Tim Mission Winnow Ducati sempat memanas usai dua rider mereka terlibat konflik di kualifikasi MotoGP Aragon 2020. Konflik itu terjadi karena Andrea Dovizioso merasa kesal dengan aksi Danilo Petrucci memanfaatkan dirinya di sesi kualifikasi tersebut.

Dovizioso yang biasanya dikenal sebagai pembalap yang kalem terlihat sangat emosi di kualifikasi pertama seri Aragon tersebyut. Sebab gara-gara Petrucci memanfaatkan dirinya untuk melakukan slipstream, Petrux –julukan Petrucci– jadi bisa melaju ke babak kualifikasi kedua.

Padahal andai saja Petrucci tidak memanfaatkan slipstream dari motor Dovizioso, The Little Dragon kemungkinan besar bisa masuk ke kualifikasi kedua. Tentu untuk Ducati saat ini, Dovizioso menjadi prioritas lantaran hanya Dovi yang berpeluang besar untuk menjadi juara dunia di musim ini.

Baca Juga: Dukung Dovizioso Gabung Aprilia, Espargaro: Dia Pembalap Favorit Saya

Miller, Dovizioso, dan Petrucci

Akan tetapi, hal itu tak dipikirkan oleh Petrucci dan ia justru membuat Dovizioso tertahan di kualifikasi pertama dan hanya bisa memulai balapan seri Aragon pada Minggu 18 Oktober 2020 dari posisi ke-13.

Gara-gara mengawali balapan dari urutan yang sangat jauh dari posisi terdepan, Dovizioso pun kesulitan untuk mendekati kelompok pembalap yang sedang memimpin race. Finis di peringkat ketujuh pun menjadi hasil akhir terbaik yang bisa didapatkan oleh rider asal Italia tersebut.

Setelah balapan usai, suasana panas pun masih tampak terlihat dari garasi tim pabrikan asal Italia tersebut. Dovizioso sendiri mengaku belum berbicara dengan Petrucci usai insiden di kualifikasi GP Aragon.

Menurut pemaparan Dovizioso, ia baru akan mendapatkan kesempatan berbicara dengan Petrucci saat berada di pesawat untuk pulang sebentar ke Italia. Di momen itulah Dovizioso akan menyelesaikan masalahnya dengan Petrucci.

Menariknya, Dovizioso ternyata berpikiran untuk menyiapkan parasut ketika akan berbicara dengan Petrucci di pesawat nanti. Tampaknya ia berniat untuk menendang Petrucci dari pesawat karena saking kesalnya kepada Petrucci.

Tentu ucapan Dovizioso itu hanya sebuah candaan. Ia tentu tak mungkin menendang rekan setimnya dari pesawat meskipun Dovizioso memang benar-benar marah dan emosi kepada Petrucci.

Danilo Petrucci

Sebab Dovizioso juga mengatakan seharusnya Petrucci berpikir pakai otak ketika mencoba menyingkirkannya dari kesempatan ke kualifikasi kedua di GP Aragon kemarin.

“Belum (jawaban Dovizioso saat ditanya apakah sudah berbicara dengan Petrucci usai insiden panas di kualifikasi MotoGP Aragon 2020). Akan tetapi, kami akan kembali ke Italia bersama, dengan pesawat yang sama juga tentunya,” kata Dovizioso, dikutip dari GPOne, Senin (19/10/2020).

“Di momen itulah kami tampaknya akan berbicara. Mungkin kami perlu menyiapkan parasut (tawa Dovizioso). Danilo adalah orang baik dan saya sangat senang bisa membantunya dalam beberapa tahun terakhir, saya bukan orang yang menyebalkan. Namun, terkadang di situasi tertentu Anda seharusnya bisa menggunakan akal Anda lebih baik lagi,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini