Hal ini memastikan bahwa pintu Lorenzo kembali tertutup untuk mengendarai YZR-M1. Padahal sebagai test rider, kinerja Yamaha belumlah optimal karena, pembalap berpaspor Spanyol itu tercatat baru dua kali menguji YZR-M1 (tes pramusim Sepang dan tes Portimao).
Selain itu, Yamaha juga menolak beradaptasi dengan pembalap baru dan memilih fokus untuk menangani Maverick Vinales di MotoGP Teruel. Karena itu, Lorenzo harus kembali gigit jari untuk mentas di lintasan MotoGP.
“Tim Monster Energy Yamaha MotoGP memilih untuk tidak memaksakan tekanan tambahan karena harus beradaptasi dengan pembalap baru, yang hanya akan menjalani satu balapan akhir pekan,” tutup pernyataan Yamaha,” lanjut pernyataan Yamaha.
“Selama MotoGP Teruel pekan depan, Tim Monster Energy Yamaha akan sepenuhnya memfokuskan upayanya untuk mendukung Maverick Vinales,” pungkas pernyataan Yamaha.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.