“Saya juga memiliki hubungan khusus dengan Raviola, ini adalah pertama kalinya saya menemukan orang begitu menstimulasi di sisi saya,” lanjutnya.
“Saya tidak berbicara hanya dari sudut pandang profesional, tetapi juga dari sudut pandang manusia. Aprilia tidak pernah meninggalkan saya,” imbuhnya.
Pada waktu dekat, Iannone akan mengetahui masa depannya. Pasalnya, mantan pembalap Ducati itu akan segera menjalani sidang banding dengan Badan Arbitrase Olahraga untuk bisa mendapatkan keringanan hukuman.
Namun begitu, Iannone juga bisa dihadapkan dengan penambahan hukuman karena Badan Anti-Doping Internasional (WADA). Sebab WADA meminta ada kenaikan hukuman yang sudah ditetapkan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) dari 18 bulan menjadi empat tahun.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)