Valentino Rossi Nilai Lorenzo Berbakat sebagai Pembalap Tes

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 12 Oktober 2020 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 11 38 2291985 valentino-rossi-nilai-lorenzo-berbakat-sebagai-pembalap-tes-fNeIjjUqvJ.jpg Jorge Lorenzo beraksi di Portimao (Foto: Yamaha MotoGP)

LE MANS – Peran Jorge Lorenzo sebagai pembalap tes Yamaha, diapresiasi oleh Valentino Rossi. Menurutnya, Por Fuera punya potensi bagus untuk peran barunya itu. Namun, dia perlu lebih banyak mengaspal dengan motor YZR M-1.

Seperti diketahui, Jorge Lorenzo baru direkrut oleh Yamaha sebagai pembalap tes pada Januari 2020. Ia dikontrak selama setahun oleh pabrikan berlogo garpu tala tersebut. Kendati baru dua kali mengikuti tes, pria asal Spanyol itu memberi sinyal ingin memperpanjang ikatan kerja sama.

Hal itu tidak terlepas dari batalnya sejumlah rencana tes yang diikuti Jorge Lorenzo akibat pandemi Covid-19. Dari total 15-16 hari tes, pria berusia 33 tahun itu hanya menghabiskan empat hari saja. Tidak heran, kemampuannya sedikit memudar dalam mengendarai motor.

Baca juga: Lorenzo Ingin Terus Dipercaya sebagai Test Rider Yamaha

Valentino Rossi berbincang dengan Jorge Lorenzo (Foto: Twitter/@MotoGP)

Fakta tersebut terlihat dengan jelas pada tes resmi di Sirkuit Portimao, Portugal, 6-7 Oktober2020. Jorge Lorenzo terpaut tiga detik lebih dari pembalap tercepat Aleix Espargaro yang memakai motor produksi massal. Bagi Valentino Rossi, hal tersebut terasa wajar.

“Jorge (Lorenzo) di Malaysia pada Februari lalu tidak buruk. Dia bekerja dengan baik dan cukup kuat dengan M1. Dia cukup dekat dengan kami, pembalap normal,” ujar Valentino Rossi, dilansir dari Crash, Senin (12/10/2020).

“Namun, setelah itu, dia tidak pernah naik motor lagi hingga Portimao. Jadi, menurut saya, Jorge adalah kesempatan bagus buat Yamaha karena dia punya potensi besar. Namun, jika ingin jadi yang terbaik, dia perlu banyak latihan dengan motor,” imbuh The Doctor.

Sebetulnya, Yamaha punya kesempatan menurunkan Jorge Lorenzo pada tes resmi di Sirkuit Misano World Marco Simoncelli pada 15 September 2020. Tes itu diadakan untuk menguji aspal baru sirkuit. Akan tetapi, Yamaha tidak menurunkan Jorge Lorenzo.

Sikap itu mendapat kritik tajam dari Valentino Rossi. Pria asal Italia itu mengatakan, jika ingin Jorge Lorenzo menjadi pembalap tes yang terbaik, maka dia harus sering diberi kesempatan turun. Andai mantan rekannya itu ingin melanjutkan perannya, maka perlu terus mengasah kemampuan.

“Kalau Anda tidak menyentuh motor selama delapan bulan, maka akan mustahil bisa mengendarai motor MotoGP hingga batasannya,” lanjut Valentino Rossi.

“Jadi, menurut saya, kalau Jorge mau melanjutkan perannya, dia membutuhkan tes serta mengendarai berbagai jenis motor lain sepanjang musim berjalan,” tutup pria berusia 41 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini