Share

Jadi Penyebab Dovizioso Crash di Catalunya, Ini Jawaban Zarco

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 01:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 38 2285098 jadi-penyebab-dovizioso-crash-di-catalunya-ini-jawaban-zarco-ddTEd5ohxg.jpg Johann Zarco dan Andrea Dovizioso (Foto: motogp.com)

BARCELONA – Pembalap Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco, merasa sangat bersalah jadi penyebab Andrea Dovizioso gagal finis di MotoGP musim 2020 seri Catalunya. Zarco juga membeberkan alasan dirinya tiba-tiba mengerem mendadak yang jadi penyebab Dovizioso crash.

Sebagaimana diketahui, Dovizioso memang harus mendapatkan hasil yang sangat mengecewakan ketika menjalani balapan di MotoGP Catalunya 2020. Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Catalunya itu, Dovizioso harus mengalami crash.

Ya, Dovizioso mengalami kecelakaan usai motor Zarco secara mendadak mengenai bagian depan motornya ketika memasuki tikungan kedua pada lap pertama. Gara-gara hal itu, Dovizioso pun harus rela gagal memetik poin dari balapan di MotoGP Catalunya 2020.

Johann Zarco dan Andrea Dovizioso

Hasil mengecewakan itu juga membuat peluang Dovizioso menyabet gelar juara dunia MotoGP 2020 kini menipis. Pasalnya, DesmoDovi –julukan Dovizioso– kini harus rela berjarak 24 poin dari pembalap Tim Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, yang memuncaki klasemen sementara MotoGP 2020.

Dovizioso sendiri terekam kamera sangat kesal dengan insiden yang dialaminya di MotoGP Catalunya 2020. Bahkan ketika berada di paddock-nya, Dovizioso langsung masuk ke GP Rooms miliknya tanpa berkata apapun.

Baca Juga: 5 Fakta Balapan MotoGP Catalunya 2020, Valentino Rossi Gagal Naik Podium

Seusai balapan di MotoGP Catalunya 2020, Zarco yang disebut-sebut jadi penyebab utama Dovizioso gagal finis pun berkomentar. Zarco mengakui dirinya merasa sangat bersalah karena membuat Dovizioso harus gagal finis di MotoGP Catalunya 2020.

Zarco pun mengungkapkan apa alasan dirinya tiba-tiba mengerem mendadak sehingga mengalami crash dan menyebabkan Dovizioso ikut terjatuh. Zarco beralibi dirinya menghindari Danilo Petrucci yang tiba-tiba mengurangi kecepatannya di atas lintasan.

“Saya cukup sedih mengenai hasil balapan kali ini. Pekan balap saya berjalan cukup baik dan saya bisa berekspektasi hal-hal baik dalam balapan,” jelas Zarco, sebagaimana dilaporkan oleh Motorsport Total, Selasa (29/9/2020).

“Jadi, mengakhiri balapan di Tikungan 2 terasa sangat menyakitkan, dari otak sampai perut. Saya rasa start saya sendiri sudah tepat. Namun, Danilo melakukan pengereman menakjubkan di Tikungan 1 dan lalu menyalip saya,” lanjut pembalap asal Prancis itu.

Baca Juga: Gagal Kuasai MotoGP 2020, Dovizioso Dikutuk Marquez?

“Kemudian, ia berubah arah dan nyaris terjatuh, karena suhu pada bagian kiri ban lebih dingin dan kami harus hati-hati. Saya refleks menghindari Danilo yang tiba-tiba juga mengurangi kecepatannya, saya pun mengerem dan nyatanya malah jatuh.”

“Masalahnya, Dovi tak bisa menghindar dan kami, dua pembalap Ducati, sama-sama jatuh. Yang lebih krusial lagi, Dovi sedang ikut perebutan gelar. Ini bikin saya sedih, tapi jika tak mengerem, saya rasa saya bakal menabrak Danilo dan hasilnya bakal sama saja,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini