BOLOGNA – Andrea Dovizioso kembali mengutarakan alasannya meninggalkan Tim Mission Winnow Ducati di akhir kejuaraan dunia MotoGP musim 2020. Dovizioso mengaku sudah tidak nyaman dengan suasana yang ada di paddock Tim Ducati pada saat ini.
Sebagaimana diketahui, masa depan Dovizioso bersama Tim Ducati memang sudah terjawab. Ya, DesmoDovi –julukan Dovizioso– telah memilih untuk tidak menambah durasi kontraknya bersama Tim Ducati yang bakal kadaluwarsa pada akhir tahun ini.
Keputusan Dovizioso meninggalkan Tim Ducati sendiri memang mengejutkan banyak pihak. Terlebih Dovizioso sendiri memang berstatus sebagai pembalap utama Tim Ducati dalam beberapa musim terakhir.

Kondisi tersebut lantas memunculkan berbagai pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya membuat Dovizioso memilih hengkang dari Tim Ducati di akhir musim ini. Banyak yang memprediksi bahwa keputusan Dovizioso hengkang dari Tim Ducati, lantaran tuntutan gaji besarnya tak dapat dipenuhi.
Baca Juga: Persaingan MotoGP 2020 Disebut Berlevel Rendah, Dovizioso Geram
Selain itu ada juga rumor yang mengatakan bahwa Dovizioso bakal memilih untuk rehat sejanak dari MotoGP selama setahun. Hal tersebut dilakukan Dovizioso agar pembalap berkebansgaan Italia tersebut tidak salah dalam memilih tim.
Dovizioso pun kembali menjelaskan faktor apa saja yang membuat dirinya membulatkan tekad untuk menyudahi kerja samanya dengan Tim Ducati. Dovizioso menyebut sudah tidak merasa nyaman dengan suasana yang ada di paddock Tim Ducati jadi salah satu alasannya hengkang.
“Saya sama sekali tidak merasakan tekanan besar. Tapi saya memang sudah tak nyaman di Ducati. Dalam situasi seperti ini, saya tak perlu lanjut kerja sama dengan mereka dan memperjuangkan kontrak baru,” jelas Dovizioso, seperti disadur dari GPOne, Rabu (23/9/2020).
“Akan tetapi tekanan bukan masalah. hal yang menjadi masalah utamanya adalah suasana di Ducati. Ya, saya merasa bahwa suasana di paddock Ducati saat ini benar-benar tidak membuat saya nyaman,” sambung pembalap berusia 34 tahun itu.
Baca Juga: Stoner Gusar Tahu Ducati Gagal Pertahankan Dovizioso
Selain itu, Dovizioso juga memberikan komentar mengenai keberhasilannya berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2020. Dovizioso merasa aneh, lantaran dirinya sadar belum menunjukkan performa yang mengesankan dari tujuh balapan yang sudah berlalu di MotoGP 2020.
“Untungnya, saya masih ikut berebut gelar. Jadi, kami ada di posisi yang baik. Meski begitu, rasanya gila memimpin klasemen saat saya punya banyak hasil buruk. Usai balapan pertama di Misano, saya tak mengira bakal memimpin klasemen,” tuntasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.