Pocharal Sedih Gagal Duetkan Binder dan Oliveira di MotoGP 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 20:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 38 2280859 pocharal-sedih-gagal-duetkan-binder-dan-oliveira-di-motogp-2020-s6wDNv36HK.jpg Brad Binder (Foto: motogp.com)

BORMES LES MIMOSAS – Team Principal Red Bull KTM Tech3, Herve Poncharal, mengaku sedih lantaran dirinya gagal menduetkan Miguel Oliveira dan Brad Binder di MotoGP musim 2002. Pasalnya, Poncharal percaya betul Oliveira-Binder bakal menghadirkan duet menjanjikan untuk Tim Red Bull KTM Tech3.

Sebagaimana diketahui, Binder memang sempat kencang diisukan bakal menjadi pembalap Tim Red Bull KTM Tech3 beberapa waktu lalu. Bahkan sempat tersiar kabar bahwa manajemen Tim Red Bull KTM Tech3 sudah menjalin kesepatakan dengan Binder untuk jadi pembalap mereka di MotoGP 2020.

Akan tetapi situasi mengalami perubahan drastis setelah Johann Zarco memilih untuk memutuskan kontraknya bersama Tim KTM Red Bull. Manajemen tim pabrikan asal Austria tersebut pun akhirnya menunjuk Binder sebagai pembalap mereka di kejuaraan dunia tahun ini.

Brad Binder

Bersama Tim KTM Red Bull, kiprah Binder di MotoGP 2020 pun bisa dikatakan cukup mengesankan. Bahkan pembalap berkebangsaan Afrika Selatan tersebut berhasil memenangkan balapan ketika tampil di MotoGP Republik Ceko 2020.

Baca Juga: Dovizioso Berpisah dengan Ducati, Tech3 Takkan Jadi Pelabuhan Berikutnya

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Brno tersebut, Binder secara mengejutkan mampu mengalahkan sejumlah nama besar seperti Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso. Kemenangan Binder itu juga menjadi kemenangan pertama Tim KTM di MotoGP.

Maka dari itu, Poncharal mengaku sangat sedih menduetkan Oliveira dan Binder di Tim Red Bull KTM Tech3 pada MotoGP musim ini. Poncharal menyebut andaikan mereka bisa merealisasikan rencana itu, maka Tim Red Bull KTM Tech3 pun mempu dream team pada duet Oliveira-Binder di musim ini.

“Bagi saya secara pribadi, kombinasi Brad dan Miguel merupakan dream team. Seharusnya mereka menjadi pembalap saya pada kejuaraan dunia tahun ini, tapi batal karena Johann hengkang,” jelas Poncharal, seperti disadur dari Motorsport Total, Minggu (20/9/2020).

“Kedua pembalap ini sudah saya perhatikan sejak di Moto3. Saya juga mengamati performa mereka di Moto2. Inilah alasan saya selalu mengatakan kepada pihak Aki Ajo bahwa ia beruntung punya dream team ini,” sambungnya.

Baca Juga: Dovizioso Berpisah dengan Ducati, Tech3 Takkan Jadi Pelabuhan Berikutnya

“Brad dan Miguel pun akan reuni di tim pabrikan KTM tahun depan. Saya mengatakan kepada mereka (Tim Red Bull KTM), betapa beruntungnya mereka punya dua pembalap yang dengan kualitas serta kecepatan luar biasa pada tahun depan.”

“Mereka juga orang-orang baik dengan potensi besar. Mereka sangat akur, tapi tentu akan saling memotivasi dan saling mengalahkan. Ini benar-benar sangat fantastis,” tuntas pria berkebangsaan Prancis tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini