Rossi Bangga 4 Anak Didiknya Naik Podium di Misano

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 14 September 2020 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 38 2277213 rossi-bangga-4-anak-didiknya-naik-podium-di-misano-G71XKG3n5k.jpg Valentino Rossi menyalami Marco Bezzecchi dan Luca Marini (Foto: MotoGP)

MISANO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, kecewa karena gagal naik podium bersama kedua anak didiknya pada MotoGP San Marino 2020, Minggu 13 September malam WIB. Namun, di sisi lain, The Doctor bangga terhadap Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.

Sirkuit Misano World Marco Simoncelli di Misano Adriatico seakan menjadi panggung bagi para pembalap didikan akademi balap VR46. Selain Pecco dan Franky yang naik podium di kelas premier, ada nama Luca Marini dan Marco Bezzecchi, di Moto2 yang juga menguasai dua posisi teratas.

Empat pembalap tersebut sudah membuktikan akademi balap VR46 mampu menghasilkan rider-rider kelas atas. Ilmu dan pengalaman yang dibagikan sang mentor, Valentino Rossi, ternyata mampu menyulap anak-anak asuhnya menjadi pembalap jempolan.

Baca juga: Optimis, Valentino Rossi Akui Peluangnya untuk Juarai MotoGP 2020 Cukup Besar

Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia naik podium (Foto: MotoGP)

Sang mentor sendiri gagal naik podium untuk merayakan kesuksesan bersama kedua anak asuhnya. Sebuah kesalahan kecil dilakukan Valentino Rossi pada putaran terakhir, sehingga harus merelakan posisinya diambil pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, dan harus puas finis keempat di Misano.

“Di satu sisi, saya sungguh berbahagia. Sayangnya, sungguh memalukan saya gagal naik podium. Bisa naik podium hari ini di Misano bersama Franco dan Pecco akan terasa luar biasa. Seperti di ranch!” ucap Valentino Rossi selepas balapan, dikutip dari Crash, Senin (14/9/2020).

“Kami sungguh berbangga hati dengan semua pembalap akademi VR46. Balapan Moto2 sungguh tidak terlupakan buat kami. Sulit untuk mengatur detak jantung ketika melihat Luca dan Bez saling bertarung di depan. Namun, itu sungguh luar biasa,” sambung pembalap berusia 41 tahun itu.

Balapan sesungguhnya berlangsung cukup bagus buat Valentino Rossi. Pria berkebangsaan Italia itu mampu melejit saat start dari posisi empat hingga menempati urutan dua di belakang Franco Morbidelli selepas tikungan pertama.

Valentino Rossi langsung membuntuti Franco Morbidelli sepanjang 20 dari 27 putaran lomba. Namun, tepat pada putaran ke-21, posisinya melorot ke urutan ketiga setelah disalip Francesco Bagnaia di tikungan 11.

Luca Marini dan Marco Bezzecchi naik podium di Moto2 (Foto: MotoGP)

Posisinya semakin mundur pada putaran terakhir. Setelah bertahan dengan maksimal, Valentino Rossi tak kuasa menahan laju seorang Joan Mir. Pembalap Suzuki Ecstar itu bisa memanfaatkan kesalahan Rossi yang sempat melebar.

Aksi pembalap asal Spanyol itu menggagalkan ambisi Valentino Rossi untuk mencatatkan tinta emas, yakni podium ke-200 di kelas premier. Namun, peluang itu masih ada pada seri berikutnya di MotoGP Emilia Romagna, pada pekan depan, yang juga berlangsung di Sirkuit Misano.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini