Zarco Siap Bertarung Habis-habisan dengan Bagnaia demi Satu Tempat di Ducati

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 38 2276317 zarco-siap-bertarung-habis-habisan-dengan-bagnaia-demi-satu-tempat-di-ducati-Zg18oX3Xx9.jpg Pembalap Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco. (Foto: Laman resmi MotoGP)

MISANO – Sampai saat ini tim pabrikan Ducati belum juga menentukan siapa pembalap yang akan menemani Jack Miller di MotoGP 2021. Padahal, hampir sebagian tim-tim pabrikan lain sudah menentukan dan menetapkan pembalap mereka untuk musim depan.

Menurut laporan dari Crash, sebenarya Ducati sudah menemukan dua kandidat terkuat untuk menggantikan Andrea Dovizioso yang pergi di pengujung musim 2020 nanti. Kedua kandidat itu adalah Johann Zarco yang kini bersama Reale Avintia Ducati dan Francesco Bagnaia yang sekarang masih di Pramac Ducati.

Akan tetapi, nyatanya Ducati kesulitan memilih di antara Bagnaia dan Zarco. Dengan ditambah masalah cedera yang diderita Bagnaia sejak MotoGP Republik Ceko 2020, maka Ducati kini perlu menunggu.

Baca Juga: Poncharal Masih Dendam, Gara-Gara Zarco KTM Tech3 Gagal Dapatkan Binder dan Oliveira

Francesco Bagnaia

Alasan itulah yang pada akhirnya membuat Ducati belum juga mengumumkan pembalap kedua mereka di tim pabrikan untuk musim 2021. Beruntung, Bagnaia sudah bisa mengikuti MotoGP San Marino 2020 yang berlangsung pada Minggu 13 September 2020.

Dengan kembalinya Bagnaia itu, Zarco pun mengaku siap untuk tampil habis-habisan agar Ducati meliriknya. Ia percaya mengakhiri balapan GP San Marino di posisi podium akan membuat Ducati semakin mempertimbangkannya untuk musim depan.

“Ducati saat ini masih membutuhkan sedikit waktu untuk memilih antara Pecco –julukan Bagnaia– dan saya. Mereka belum bisa memutuskan antara dia dan saya karena Pecco cedera. Jadi, masuk akal jika mereka harus menunggu sebentar,” terang Zarco, dikutip dari Crash, Jumat (11/9/2020).

Zarco sendiri sebenarnya percaya bahwa mengakhiri balapan di posisi podium adalah satu-satunya cara agar dapat meyakinkan Ducati. Sebab Zarco paham Ducati mencari sosok pengganti Dovizioso yang selalu mampu memperjuangkan kemenangan di setiap akhir pekan balapan.

Jika Zarco dan Bagnaia hanya bisa bersaing di luar 10 besar, maka dirinya mengaku ragu Ducati bakal merekrut mereka berdua. Jadi, hasil balapan di Sirkuit Misano amatlah penting bagi Zaroc dan tentunya juga Bagnia.

Fakta menarik MotoGP San Marino

"Mentalitas dia (Bagnaia) memang baik (bukan hanya memikirkan tentang mengalahkan Pecco). Akan tetapi, jika dia kesakitan dan finis di urutan ke-15 dan saya finis di urutan ke-14, maka kami berdua belum siap untuk tim pabrikan,” lanjut rider asal Prancis tersebut.

“Maka itu akan menjadi rumit bagi Ducati! Saya harap Ducati memutuskan untuk memilih kami karena kami berdua dapat berjuang untuk naik podium,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini