Stoner Heran Dovizioso dan Vinales Justru Melempem saat Marquez Cedera

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 38 2275932 stoner-heran-dovizioso-dan-vinales-justru-melempem-saat-marquez-cedera-xjL2XcS6UA.jpg Marc Marquez (Foto: motogp.com)

SYDNEY – Legenda MotoGP, Casey Stoner, mengaku heran Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales justru tampil inkonsisten ketika Marc Marquez absen pada beberapa balapan di MotoGP musim 2020 karena cedera. Pasalnya, Stoner seharusnya baik Dovizioso atau Vinales memaksimalkan betul momen ini untuk menjuarai MotoGP 2020.

Sebagaimana diketahui, Marquez pada saat ini memang sedang dalam masa pemulihan cedera patah lengan tangan kanannya. Cedera tersebut dialami Marquez usai mengalami crash ketika menjalani balapan pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez pada 19 Juli kemarin.

Pada awalnya, cedera patah tangan kanan Marquez tersebut disebut-sebut tak terlalu buruk. Bahkan The Baby Alien –julukan Marquez– sempat dinyatakan fit untuk tampil pada seri kedua MotoGP 2020 yang juga berlangsung di Sirkuit Jerez.

Casey Stoner

Akan tetapi setelah menjalani sesi latihan bebas ketiga MotoGP Andalusia 2020, Marquez merasa cedera lengan kanannya tersebut lebih buruk daripada yang ia kira. Marquez pun memutuskan mundur dari balapan MotoGP Andalusia 2020.

Baca Juga: Ducati Fokus pada Pembalap Muda agar Bisa Kalahkan Marquez

Marquez juga sempat dinyatakan fit dalam waktu dekat, dan siap comeback ke lintasan ketika MotoGP menggelar balapan di Sirkuit Misano. Namun sebuah kabar mengejutkan hadir dari pihak Tim Repsol Honda yang menyatakan bahwa Marquez bakal absen membalap dua hingga tiga bulan ke depan.

Situasi tersebut pun membuat Marquez dipastikan gagal mempertahankan gelar juara dunianya di MotoGP 2020. Namun cedera Marquez tersebut justru gagal dimaksimalkan oleh Dovizioso dan Vinales yang berstatus sebagai rival utama.

Ya, baik Dovizioso dan Vinales justu beberapa kali mendapatkan hasil yang kurang begitu mengesankan. Meski hingga MotoGP 2020 sudah menjalani lima balapan, baik Dovizioso atau pun Vinales masih berada di papan atas klasemen sementara.

Akan tetapi Stoner pun mengaku heran dengan performa kurang maksimal yang ditunjukkan Dovizioso serta Vinales di MotoGP 2020. Padahal menurut Stoner, ini merupakan momen besar untuk kedua pembalap tersebut meraih gelar juara dunia di MotoGP.

“Menurut saya, jujur saja, antara Andrea dan Maverick yang seharusnya jadi juara. Mereka sudah mempunyai banyak waktu, punya pengalaman, dan merupakan pembalap utama di tim masing-masing,” jelas Stoner, seperti disadur dari GPOne, Jumat (11/9/2020).

Baca Juga: Marquez Absen Panjang, Ducati Takkan Sia-siakan Peluang Besar Jadi Juara

“Jadi merekalah yang harusnya duduk di posisi 1-2. Tapi sebelumnya mereka menunjukkan hasil yang tak konsisten, dan itu benar-benar sangat mengherankan. Sebab bagi saya, ini adalah momen paling tepat bagi keduanya untuk bisa menjadi juara dunia,” lanjut pria berusia 34 tahun itu.

“Siapa pun yang bisa mempertahankan performanya pada titik sekarang ini, tanpa adanya Marc, mungkin akan jadi juara dunia tahun ini. Seperti yang sudah kita lihat, apa pun bisa terjadi, dan orang-orang yang Anda pikir bisa jadi yang terdepan, nyatanya jelas-jelas tidak,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini