Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanggapi Insiden Vinales, Mantan Mekanik: Yamaha Punya Banyak Masalah

Admiraldy Eka Saputra , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2020 |10:04 WIB
Tanggapi Insiden Vinales, Mantan Mekanik: Yamaha Punya Banyak Masalah
Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales (Foto: MotoGP)
A
A
A

LESMO – Tim Yamaha sepertinya tidak dalam kondisi baik di awal musim balap 2020. Meski sempat mencuri perhatian lewat Fabio Quartararo dan Maverick Vinales, para pembalap mereka justru mengalami penurunan kualitas.

Hal ini disebut akibat dari motor mereka yang kerap bermasalah hingga sulit dikendalikan. Terbaru, Vinales mengalami kecelakaan mengerikan saat rem motornya tak berfungsi di lintasan.

Insiden itu terjadi saat pembalap berjuluk Top Gun itu tampil di seri kelima MotoGP 2020. Memasuki 12 putaran tersisa, Vinales kehilangan kendali atas motornya saat hendak memasuki tikungan pertama.

Rekan satu tim Valentino Rossi itu pun memilih untuk menjatuhkan badannya ke aspal. Sementara YZR-M1 miliknya terus melaju hingga menabrak dinding pembatas lintasan dan terbakar hebat setelahnya.

Baca juga: Alami Insiden di GP Styria, Maverick Vinales Dapat Peringatan dari sang Mantan

Yamaha pun mendapat banyak kecaman akibat peristiwa mengerikan yang menimpa Vinales di Sirkuit Red Bull Ring itu. Tim Garpu Tala dianggap tak maksimal hingga membahayakan nyama pembalapnya.

Usut punya usut, situasi kurang baik ternyata tengah terjadi di dalam kubu Yamaha. Hal ini disampaikan langsung oleh mantan mekanik mereka, Juan Martinez.

“Itu benar, dari luar terlihat aneh karena ada banyak masalah yang terjadi di tim seperti Yamaha. Itu adalah detail atau masalah kecil. Namun, itu adalah indikasi adanya banyak kekacauan di dalamnya," ujar Martinez, dilansir dari laman Speedweek, Sabtu (29/8/2020).

Maverick Vinales

“Kita tidak tahu apakah rem itu mengalami proses oksidasi karena suhu. Tampaknya para mekanik telah mendeteksinya setelah balapan pertama (dan untuk alasan ini mereka menyarankan sistem baru kepada Maveric,”sambungnya.

"Namun, tampaknya tak ada sirkuit lain yang bisa menguji rem itu. Misano tidak, Barcelona mungkin, tetapi tak sebanyak di Red Bull Ring,” tandasnya.

(Ramdani Bur)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement