Alami Insiden di GP Styria, Maverick Vinales Dapat Peringatan dari sang Mantan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2020 03:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 28 38 2269234 alami-insiden-di-gp-styria-maverick-vinales-dapat-peringatan-dari-sang-mantan-dV7U1UzUoP.jpg Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales. (Foto: Twitter/mvkoficial12))

MANTAN kepala kru Maverick Vinales, Juan Martinez, merasa prihatin dengan Top Gun -julukan Vinales– yang mengalami insiden di MotoGP Styria 2020. Ia melihat seharusnya masalah pengereman tak dialami Vinales sampai ia harus mengalami kecelakaan di balapan tersebut.

Ya, Vinales memang mengalami masalah rem saat tampil di balapan kedua di Sirkuit Red Bull Ring tersebut di musim ini. Hal itu disebabkan rem blong dan membuat Vinales mau tak mau melompat dari motor YZR-M1 miliknya karena tak bisa mengatur kecepatan kuda besinya itu.

Baca Juga: Vinales Lompat dari Motor di MotoGP Styria 2020, Quartararo Merasa Wajar

Maverick Vinales

Vinales yang melompat nyatanya langsung bisa berdiri. Vinales pun dipastikan baik-baik saja, namun aksinya tersebut tetap sangat berbahaya, baik untuk dirinya dan pembalap lain.

Terlebih lagi, YZR-M1 yang dibiarkan melaju sendirian pada akhirnya menghajar dinding pembatasan di Sirkuit Red Bull Ring hingga hancur berantakan. Api pun sempat keluar dari motor tersebut, namun dengan sigap hal tersebut langsung dipadamkan.

Tentunya motor Vinales itu tak bisa dipakai lagi. Namun, belum ada kabar bahwa mesinnya itu rusak parah atau tidak. Jika ternyata rusak parah dan tak bisa digunakan lagi, maka Vinales harus memakai mesin ketiganya saat tampil di MotoGP San Marino 2020 yang berlangsung pada Minggu 13 September 2020.

Jika benar-benar harus menggunakan mesin ketiganya di MotoGP San Marino 2020, maka hal itu menjadi pertanda buruk untuk Vinales. Sebab pembalap asal Spanyol itu tinggal menyisakan jatah dua mesin lagi hingga akhir musim 2020 (Dorna Sports kini hanya membolehkan kepada setiap tim menggunakan jatah lima mesin saja).

Dengan balapan masih menyisakan sembilan balapan lagi (termasuk seri San Marino), maka tiga mesin tersisa Vinales itu terasa sangat sedikit. Karena itulah Martinez meminta Vinales untuk lebih berhati-hati lagi.

Maverick Vinales

Jika tidak, maka Martinez tidak akan heran jika melihat Vinales memulai balapan dari pit lane karena melebihi pemakaian mesin baru yang sudah dibuat oleh pihak Dorna Sports selaku promotor MotoGP. Jadi, Martinez berharap Vinales benar-benar harus waspada mulai dari MotoGP San Marino 2020.

“Mereka (Yamaha) benar-benar tinggal menyisakan sedikit mesin. Karena hal itu saya pun tidak akan terkejut jika balapan nanti mereka harus memulainya dari pit lane. Munhkin saja mereka baru akan menggunakan mesin paling berisiko ketika menjalani tes (sesi latihan bebas),” ungkap Martinez, dilansir dari GPOne, Sabtu (29/8/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini