“Saya berhasil mengakhiri balapan di depan Johann Zarco juga. Jadi bukanlah sebuah bencana saat kami melakukan balapan kedua di balapan tersebut,” tambah rekan setim Andrea Iannone itu.
Balapan MotoGP Styria 2020 memang berlangsung secara dua kali. Sebab pada race pertama balapan sempat tertunda akibat adanya insiden Maverick Vinales yang melompat dari motornya karena ada permasalahan di rem.

Gara-gara balapan tertunda itu, Espargaro merasa diuntungkan dan dapat memaksimalkan serta memaksa motor RS-GP sampai ke performa limitnya. Jadi, Espargaro tidak terlalu kecewa meski hanya finis di posisi ke-12.
“Jika membicarakan performanya, saya puas. Menurut saya apa yang kami lakukan di balapan kedua adalah 100% batas yang tersedia selama akhir pekan ini yang bisa dilakukan motor kami,” tutupnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.