Melihat hal tersebut, dokter, terutama Xavier Mir, mungkin dapat mengatakan bahwa Marquez dalam keadaan yang sangat baik. Sang dokter merasa tak masalah jika Marquez melakoni balapan. Akan tetapi, faktanya bahwa aktivitas mengendarai MotoGP nyatanya mampu merusak plat yang ada dalam lengan kanan Marquez.
Pihak kedua berasal dari tim internalnya sendiri yakni Repsol Honda. Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig memang sudah mengatakan bahwa ia tidak memaksa Marquez untuk tampil di MotoGP Andalusia 2020. Tetapi, memberinya izin untuk tampil balapan adalah sebuah kesalahan.

Seperti pembahasan di awal, Marquez adalah seorang pembalap bermental baja dan siap melakukan apa pun demi mendapatkan gelar juara. Karena itu, Puig yang bertugas sebagai seorang manajer seharusnya bisa mengerem.
Puig berhak untuk melakukan tindakan tegas tersebut demi menyelamatkan sang pembalap dan menjaga peluang untuk mengulang kesuksesan musim lalu. Nah, dengan kondisi seperti ini Honda akhirnya mendapatkan kerugian besar karena tidak mampu melarang Marquez.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.