Bos Yamaha Akui Terkesan dengan Cara Adaptasi Rossi di MotoGP

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 38 2255595 bos-yamaha-akui-terkesan-dengan-cara-adaptasi-rossi-di-motogp-EeLSrdQ4xY.jpg Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

LESMO – Manajer Yamaha Racing, Lin Jarvis, mengaku sangat terkesan dengan cara Valentino Rossi beradaptasi di kelas utama MotoGP. Terlebih setelah The Doctor meraih podium ketiga pada MotoGP Andalusia 2020 kemarin.

Jarvis paham betul bukan hal mudah bagi Rossi untuk tetap bersaing dengan pembalap muda lain di kelas MotoGP pada beberapa musim belakang. Beberapa faktor, salah satunya usia yang tak lagi muda membuat Rossi kian sulit untuk menemukan ritme membalap terbaiknya di lintasan.

“Sejujurnya, saya terkejut betapa tidak lama kemudian Valentino menyesuaikan situasi. Saya senang mencatat bahwa karena saya tahu sangat penting bagi Vale (Rossi) untuk kembali ke puncak dan mendapatkan hasil yang baik,” ujar Jarvis, seperti dilansir dari laman Speedweek, Minggu (2/8/20200.

“Itu sangat penting untuk motivasi mentalnya. Karena akhir pekan pertama tidak bekerja dengan baik. Awalnya, Valentino ingin membuat keputusannya untuk terus bergantung pada hasil dari lima balapan pertama,” lanjutnya.

“Lalu kami dan dia ingin membuat penilaian. Akhirnya datang kompetisi pertama tahun ini dan Valentino telah menemukan kembali dirinya. Antusiasme dan kelegaan jelas tertulis di wajahnya setelah balapan ketika ia akhirnya kembali naik podium setelah 15 bulan, itu adalah momen yang sangat penting baginya,” sambung Jarvis.

Baca juga: Rossi Puas dengan Kinerja Tim Sky Racing VR46 di Moto2 2020

Seperti diketahui, Rossi terakhir kali berdiri di podium Maret tahun lalu atau tepatnya di MotoGP Amerika Serikat 2019. Saat itu, pembalap veteran Yamaha tersebut finis di posisi dua tepat di belakang Alex Rins (Suzuki Ecstar) yang keluar sebagai pemenang.

Setelah satu tahun lebih berselang, Rossi akhirnya kembali berdiri di podium pada seri kedua MotoGP 2020. Hal ini yang diyakini Jarvis bisa membangkitkan lagi motivasi membalap Rossi dan melanjutkan perjuangannya di kelas utama MotoGP.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini