Legenda Kecewa Vinales Kurang Kompetitif di MotoGP 2020

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 31 Juli 2020 05:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 38 2254885 legenda-kecewa-vinales-kurang-kompetitif-di-motogp-2020-PHqtseab2j.jpg Maverick Vinales vs Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

ROMA – Legenda balap motor grand prix, Luca Cadalora, sebenarnya memiliki ekspektasi yang besar terhadap pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales. Akan tetapi, Cadalora justru dibuat sedikit kecewa lantaran Vinales kurang kompetitif di atas lintasan.

Sejauh ini Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 telah melangsungkan dua seri balapan. Dalam dua seri tersebut, Vinales sebetulnya sukses menyelesaikan balapan dengan menempati posisi kedua alias runner-up.

Kendati demikian, jika dibandingkan dengan pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang menjadi pemenang di dua seri pertama, perbedaan waktunya terbilang cukup jauh. Hal inilah yang kemudian membuat Cadalora kecewa.

Baca juga: Unggul 50 Poin, Quartararo Diminta Tak Remehkan Marquez

Pada seri perdana, Cadalora cukup maklum jika Vinales sulit untuk mengejar Quartararo. Pasalnya, pembalap berjuluk The Top Gun itu salah dalam memilih ban untuk balapan.

Vale Rossi vs Maverick Vinales

Maka dari itu, Cadalora berharap agar di seri kedua Vinales bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik dan bersaing sengit untuk posisi pertama, mengingat lintasan yang digunakan tidak berubah. Sayangnya, Vinales tetap tak mampu menyaingi laju Quartararo.

Jangankan untuk mengejar Quartararo yang memimpin balapan, Vinales bahkan harus berjuang keras untuk bisa melewati hadangan rekan setimnya, Valentino Rossi. Malahan, Vinales sempat terlempat ke posisi keempat lantaran ia juga disalip oleh pembalap Pramac Ducati, Francesco Bagnaia.

“Saya mengharapkan pertarungan yang lebih dekat antara Vinales dan Quartararo. Maverick melewatkannya. Dia membuat kesalahan di lap pertama ketika dia mencoba menyerang Fabio. Setelah itu, dia tidak memiliki kekuatan untuk melewati Rossi untuk waktu yang lama,” ujar Cadalora, mengutip dari Speedweek, Jumat (31/7/2020).

“Hanya saat balapan hampir berakhir (Vinales baru bisa menyalip Rossi). Maverick Vinales menderita dengan kehadiran Fabio Quartararo, meskipun mereka mengendarai untuk tim yang berbeda. Saya tidak berpikir dia (Vinales) bisa mengikuti Quartararo musim depan,” sambungnya.

Maverick Vinales

Terlepas dari sindiran Cadalora tersebut, Vinales tentunya masih memiliki kesempatan untuk membuktikan tajinya di MotoGP 2020. Sebab, masih ada 11 seri balapan lagi yang akan dilangsungkan.

Saat ini Vinales menempati posisi kedua klasemen pembalap MotoGP 2020 dengan koleksi 40 poin. The Top Gun tertinggal 10 angka dari Quartararo yang menjadi pemuncak klasemen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini