JEREZ – Perjudian Petronas Yamaha SRT yang merekrut Fabio Quartararo pada musim lalu berbuah manis sekarang. Quartararo secara luar biasa meraih dua kemenangan beruntun di MotoGP 2020. Kemenangan terakhir Quartararo diraihnya di MotoGP Andalusia 2020, yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu 26 Juli 2020.
Komentator lengendaris MotoGP, Nick Harri, pun menengok ke musim lalu saat Quartararo debut di MotoGP. Pada waktu itu, banyak orang yang bingung dengan keputusan Petronas SRT merekrut Quartararo untuk menemani mantan juara dunia Moto2, Franco Morbidelli.

Pembalap berpaspor Prancis itu naik ke MotoGP tanpa membawa gelar juara apa pun. El Diablo berlaga di MotoGP bermodalkan satu kemenangan di Moto2. Akan tetapi, keraguan banyak orang terhadap Quartararo tidak terbukti.
Quartararo justru menjadi fenomena ketika debut pada musim lalu. Pembalap berpaspor Prancis itu meraih tujuh podium. Kekurangan El Diablo adalah tidak ada satu pun balapan yang mampu dimenangkannya. Meski begitu, Quartararo mampu finis di posisi kelima pada akhir musim.
BACA JUGA: Rossi Akui Diminta Yamaha Belajar dari Quartararo dan Vinales
Kekecewaan itu dibayar Quartararo pada awal musim ini. Pembalap berpaspr Prancis itu meraih kemenangan di MotoGP Spanyol 2020 yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu 19 Juli 2020. Hasil apik pun kembali Quartararo ukir pada pekan lalu di MotoGP Andalusia 2020. Menilik hasil yang diraih Quartararo sekarang, membuat Harris kagum.
“Saya pikir banyak orang terkejut, ketika tim Petronas SRT baru merekrut Fabio (Quartararo) untuk bergabung dengan mantan Juara Dunia Moto2, Morbidelli, untuk debut MotoGP. Mereka (Petronas SRT) tahu persis apa yang mereka lakukan,” kata Harris, menyadur dari laman resmi MotoGP, Rabu (29/7/2020).