Kemenangan Quartararo Bikin Marquez Percepat Comeback

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 25 Juli 2020 06:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 25 38 2251807 kemenangan-quartararo-bikin-marquez-percepat-comeback-nCD5jGH2EP.jpg Marc Marquez diyakini khawatir melihat kemenangan Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

JEREZ – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, membuat kejutan dengan comeback pada MotoGP Andalusia 2020, Minggu 26 Juli malam WIB. Koleganya dari Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco, menduga motivasi terbesar The Baby Alien untuk ikut balapan adalah kemenangan Fabio Quartararo.

Sebagaimana diketahui, Marc Marquez mengalami patah tulang humerus di lengan tangan kanan bagian atas usai terjatuh pada seri perdana MotoGP Spanyol 2020, Minggu 19 Juli malam WIB. Ia langsung diterbangkan ke Barcelona guna menjalani operasi bedah pada Selasa 21 Juli.

Kejutan terjadi ketika sang pembalap langsung terbang ke Jerez de la Fronterra untuk menjalani tes medis pada Kamis 23 Juli 2020 siang WIB. Setelah tes medis, Marc Marquez dinyatakan fit untuk mengikuti balapan di Sirkuit Jerez-Angel Nieto pada Minggu 26 Juli 2020.

Baca juga: Bos Pramac Tidak Senang Marquez Dapat Izin Balapan

Fabio Quartararo tampil dominan pada seri perdana (Foto: Twitter/@FabioQ20)

Ambisi Marc Marquez untuk turun mengaspal pada seri kedua cukup bisa dipahami. Pembalap kelahiran Cervera itu tidak ingin semakin tertinggal dalam pengumpulan poin di klasemen. Saat ini, ia sudah tertinggal 25 angka dari pimpinan klasemen, Fabio Quartararo.

Dugaan serupa dilontarkan Johann Zarco. Menurut pembalap berpaspor Prancis itu, kecepatan rider Tim Petronas Yamaha tersebut membuat Marc Marquez terpaksa kembali secepat mungkin. Apalagi, jumlah balapan musim ini terhitung singkat.

“Apa yang membuatnya kembali adalah kekuatan Fabio, yang sangat cepat dan bisa mendapat banyak poin, terutama setelah dia memulai kejuaraan dengan 25 angka. Masih ada 13 balapan lagi, kejuaraan tahun ini hanya setengah dari normal,” papar Johann Zarco, sebagaimana dikutip dari Motorsport, Sabtu (25/7/2020).

Poin sekecil apapun akan sangat berharga dalam Kejuaraan Dunia MotoGP. Apalagi, untuk sementara hanya tersisa 12 seri lain, termasuk GP Andalusia, pada kalender balap 2020. Kehilangan dua seri tentu sangat merugikan dalam persaingan gelar juara.

Johann Zarco sendiri mengaku tidak akan memaksakan diri seperti Marc Marquez andai berada dalam kondisi yang sama. Pun begitu, juara dunia Moto2 2016 dan 2017 tersebut tidak akan meragukan saran serta kredibilitas dari Dokter MotoGP, Xavier Mir.

“Saya tidak akan membalap jika berada dalam kondisi yang sama. Penilaian medis tidak akan memberi izin buat saya bahkan jika saya sangat ingin membalap, tim medis pasti tidak akan mengizinkan,” tutur Johann Zarco.

“Mir adalah seorang profesional. Jika dia bilang ya, maka oke. Namun, dari sisi psikologis, itu bukan yang terbaik karena bisa meninggalkan dampak yang cukup besar,” tutup pembalap kelahiran Cannes, Prancis, itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini