Pelatih China Analisis Persaingan Tunggal Putri di Olimpiade Tokyo 2020

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 22:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 40 2234498 pelatih-china-analisis-persaingan-tunggal-putri-di-olimpiade-tokyo-2020-6bkEz0wnes.jpg Chen Yufei dan Tai Tzu Ying (Foto: AFP)

BEIJING – Pelatih tunggal putri China, Luo Yigang, mencoba menganalisis persaingan tunggal putri dunia untuk Olimpiade Tokyo 2020. Menurutnya, ancaman terbesar datang dari Tai Tzu Ying asal Taiwan yang saat ini menempati peringkat satu dunia.

Menurutnya, Tai Tzu Ying adalah pemain kuat yang bisa menjegal China untuk merebut kembali kejayaan tunggal putri di Olimpiade. Ia bahkan menyebut Tai Tzu Ying sebagai calon kuat untuk meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Chen Yufei

“Tai Tzu Ying adalah pemain kuat yang bermain sangat agresif. Ia adalah salah satu kandidat medali emas terbesar di Tokyo,” ungkap Luo, mengutip dari Xinhua, Senin (22/6/2020).

Baca juga Terputus pada 2016, China Ingin Kembalikan Kejayaan Tunggal Putri di Olimpiade 2020

Selain itu, Luo menyebut beberapa nama pemain lain seperti Carolina Marin yang meraih medali emas di Olimpiade 2016. Ada pula nama tunggal putri PV Sindhu yang merupakan juara dunia pada tahun lalu. Luo pun tak melupakan Akane Yamaguchi dan Nozomi Okuhara asal Jepang.

“Pemain lain seperti Carolina Marin dari Spanyol, Sindhu dari India dan duo Jepang Akane Yamaguchi dan Nozomi Okuhara juga sangat kompetitif,” lanjutnya.

China pun saat ini berharap pada Chen Yufei untuk merebut medali emas di Olimpiade 2020. Chen kini tengah duduk di peringkat dua dunia dan menjadi kandidat kuat untuk mengembalikkan tradisi emas China di ajang empat tahunan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini