Kehadiran Quartararo Rusak Bursa Transfer MotoGP

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 07:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 03 38 2223634 kehadiran-quartararo-rusak-bursa-transfer-motogp-EH1la1Fbxy.jpg Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

LONDON – Mantan juara dunia Superbike, Neil Hodgson, menilai kehadiran Fabio Quartararo di Kejuaraan Dunia MotoGP adalah awal mula dari perubahan skema bursa transfer pembalap. Pasalnya, gara-gara Quartararo, tim-tim pabrikan kini lebih memilih mengontrak pembalap muda potensial.

Quartararo pertama kali tampil di pentas MotoGP pada 2019. Akan tetapi, di musim perdananya ia telah berhasil finis di podium sebanyak tujuh kali. Tidak hanya itu, Quartararo bahkan beberapa kali berduel sengit dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

Baca juga: Perekrutan Lorenzo Disebut sebagai Taktik Jitu Yamaha untuk Hadapi MotoGP 2020

Marc Marquez vs Fabio Quartararo

Menurut Hodgson, hal tersebut membuat tim pabrikan berpikir bahwa kehadiran pembalap muda seperti Quartararo adalah yang akan menjadi anti-Marquez. Karena, sebagaimana diketahui, tak ada pembalap senior yang mampu membendung Marquez dalam empat musim terakhir, baik itu Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, maupun Cal Crutchlow.

Langkah pabrikan Yamaha merekrut Quartararo itu pun pada akhirnya diikuti oleh Ducati. Beberapa waktu lalu, Ducati mengumumkan bahwa mereka akan menjadikan Jack Miller sebagai pembalap pabrikan di musim 2021 untuk menggantikan Danilo Petrucci.

Ducati tentunya sangat berani mengambil keputusan tersebut. Sebab, mereka mengangkat Miller tanpa melihat penampilan pembalap asal Australia itu terlebih dahulu di MotoGP 2020. Selain itu, jika bicara soal pengalaman, Petrucci harusnya lebih diutamakan, namun justru ia yang tergeser. Ducati nampaknya tengah mencari peruntungan dengan mengangkat Miller.

“Jika saya terus bertaruh pada Dovi atau Cal atau driver lain di atas 25 tahun, mereka telah memiliki cukup waktu di lintasan, mereka harus menaikkan level diri mereka sendiri. Jadi, Anda tidak akan menemukan banyak kecepatan secara tiba-tiba,” ucap Hodgson, seperti dilansir dari Tutto Motori Web, Rabu (3/6/2020).

“Seorang pembalap masih bisa menang dengan tim baru, motor baru, kepala teknisi baru, dan sebagainya. Quartararo telah melakukan hal-hal hebat dan sekarang semua orang bertanya: ‘Siapa selanjutnya? Apakah itu Jorge Martin? Siapa yang akan menjadi (pembalap muda yang hebat) berikutnya?’” imbuh Hodgson.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini