PARIS – Pihak penyelenggara turnamen tenis bergengsi, Prancis Open 2020, membuka kemungkinan untuk mengadakan kompetisi secara tertutup alias tanpa penonton. Rencana ini muncul demi membuat penyelenggaraan turnamen tenis yang berlangsung di tanah liat itu bisa tetap lancar, meski digelar di tengah pendemi virus corona.
Kabar rencana menggelar turnamen tanpa penonton ini disampaikan langsung oleh Kepala Asosiasi Tenis Prancis (FFT), Bernard Guidicelli. Ia menyatakan bahwa wacana tersebut muncul mengingat kondisi yang belum kondusif saat ini dari merebaknya virus corona.

Guidicelli sendiri memastikan bahwa jalannya turnamen tenis Grand Slam Prancis Open 2020 akan tetap menarik, meski tanpa kehadiran penonton secara langsung. Pertandingan pun masih bisa disaksikan di televisi (TV).
BACA JUGA: Jadwal Baru Prancis Open 2020 Dikritik, Pihak Penyelenggara Siapkan Opsi Baru
"Kami tidak mengesampingkan opsi apa pun. Roland Garros adalah kisah pertandingan dan pemain yang menjadi hal pertama dan utama. Ada turnamen yang berlangsung di stadion dan turnamen di layar TV,” ujar Guidicelli, sebagaimana dikutip dari The News, Senin (11/5/2020).