MADRID – Jorge Lorenzo telah gantung helm pada akhir musim MotoGP 2019. Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig menilai Lorenzo mengambil keputusan tepat dengan pensiun dari MotoGP. Por Fuera –julukan Lorenzo– memutuskan pensiun setelah berjuang keras untuk memahami motor Honda RC213V pada kejuaraan.
Lorenzo pindah ke Honda dari Mission Winnow Ducati pada musim lalu. Lorenzo menerima kontrak dua tahun dari Honda dan menjadi rekan setim dari Marc Marquez. Akan tetapi, perjalanan Lorenzo dengan Honda tidak berjalan mulus sebagaimana yang diharapkan.

Lorenzo kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan RC213V. Lorenzo bahkan sempat terjatuh dengan keras sebanyak dua kali sepanjang kejuaraan musim lalu. Meski begitu, Por Fuera tetap berusaha untuk bangkit. Honda pun mendukung Lorenzo dengan menyiapkan apa yang dimintanya.
BACA JUGA: Lorenzo: Rossi Mungkin Sudah Tua, tapi Ia Masih Pembalap Berkualitas!
Patut disayangkan, usaha Lorenzo dan Honda tidak berbuah hasil manis. Pembalap berpaspor Spanyol itu kemudian mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari dunia balap motor pada konferensi pers sebelum MotoGP Valencia 2019 digelar. Fisik yang tidak lagi memungkinkan untuk membalap jadi alasan utama Por Fuera undur diri dari dunia balap motor.
“Itu berakhir seperti yang seharusnya. Jorge (Lorenzo) benar-benar berusaha, dia jatuh dua kali dengan keras. Kami berusaha sekeras mungkin. Kami mencoba apa yang dia minta. Kami telah membawa barang untuk membuatnya merasa nyaman sepanjang tahun. Itu tidak berhasil dan dia berani mengatakannya,” ujar Puig, menyadur dari Tutto Motori Web, Minggu (19/4/2020).
Meski sudah pensiun, tetapi Lorenzo tidak menjauh dari dunia balap motor. Por Fuera sekarang telah kembali ke tim yang pertamanya di MotoGP yakni Monster Energy Yamaha. Lorenzo menjadi pembalap penguji Yamaha untuk MotoGP 2020.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.