MADRID – Langkah pemangkasan biaya untuk tim-tim MotoGP akhirnya terungkap. Pengembangan mesin dan perangkat aerodinamika secara resmi dibekukan hingga MotoGP 2022. Keputusan itu disepakati bersama antara Dorna Sports, Asosiasi Pabrikan (MSMA), Asosiasi Tim-Tim MotoGP (IRTA), dan Federasi Balap Motor Internasional (FIM).
Itu berarti aspek-aspek utama dari spesifikasi sepeda motor pada awal MotoGP 2020 tidak akan berubah hingga musim depan. Tim-tim pabrikan jelas diuntungkan karena tidak butuh membangun motor baru untuk MotoGP 2021, sekaligus mengurangi biaya sewa motor dari tim-tim independen.
Baca juga: Manajer Avintia Racing Beberkan Kerugian Finansial Akibat Tidak Ada Balapan MotoGP 2020

“Kami semua sepakat secara anonim untuk mempertahankan spesifikasi motor 2020, yang berarti motor-motor yang kami kirimkan ke Doha (Qatar) untuk seri perdana. Spesifikasi mesin dan juga paket aerodinamika akan dibekukan hingga akhir musim MotoGP 2021,” ujar Presiden IRTA, Herve Poncharal, mengutip dari Crash, Selasa (7/4/2020).
“Keputusan itu akan mengurangi investasi dari tim-tim pabrikan karena tugas penelitian serta pengembangan untuk musim depan sudah selesai. Ini akan membantu tim-tim pabrikan dalam mengatasi situasi sulit, sekaligus mengurangi biaya sewa sepeda motor, karena motor 2021 akan sama saja dengan yang sekarang,” sambung pria yang juga Prinsipal Tim KTM Tech3 tersebut.
Meski balapan MotoGP 2020 belum digelar sama sekali, proses homologasi (sertifikasi) spek motor sudah dilakukan lewat jarak jauh pada 25 Maret lalu. Setiap tim diwajibkan mengirim gambar digital desain sayap motor serta rincian spesifikasi mesin.
Biaya penelitian dan pengembangan motor biasanya menyedot paling besar anggaran tim-tim pabrikan. Sementara bagi tim-tim independen, biaya sewa motor termasuk perangkat-perangkatnya, menghabiskan di atas 50% anggaran dalam semusim.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.