nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rivola: Hukuman FIM untuk Iannone Tidak Masuk Akal!

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 01 April 2020 19:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 01 38 2192579 rivola-hukuman-fim-untuk-iannone-tidak-masuk-akal-gmzUB3j1ru.jpg Andrea Iannone. (Foto: MotoGP)

NOALE – CEO Tim Aprilia Gresini, Massimo Rivola, memberi tanggapan terkait hukuman yang dijatuhkan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) kepada salah satu pembalapnya, yakni Andrea Iannone. Ia menilai hukuman yang dijatuhkan tidak masuk akal.

FIM dikabarkan telah memutuskan hukuman untuk Iannone yang terbukti positif menggunakan doping. Pembalap asal Italia tersebut dijatuhi hukuman berupa larangan membalap selama 18 bulan.

Andrea Iannone

Mendapati kabar ini, Rivola pun merasa kecewa. Sebab, hakim dalam siding Iannone sendiri sejatinya telah mengakui bahwa kandungan doping di dalam tubuh Iannone bukanlah hal yang disengaja. Mantan rider Ducati itu dinyatakan positif steroid anabolik akibat kontaminasi daging yang dimakannya sebelum tes.

BACA JUGA: Cerita Iannone soal Perpindahannya dari Ducati ke Suzuki

Karena itu, Rivola mengatakan Iannone seharusnya terbebas dari hukuman. Kini, hukuman larangan membalap selama 18 bulan pun dipastikan bakal merugikan Iannone serta Aprilia. Sebab, mereka harus menggunakan pembalap lainnya untuk tampil di MotoGP 2020.

"Hukuman yang dijatuhkan kepada Andrea (Iannone) membuat kami bingung. Para hakim mengakui niat baik Andrea dan ketidaksadaran total dalam kandungan doping, mereka membenarkan perihal kontaminasi makanan,” ujar Rivola, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Rabu (1/4/2020).

“Untuk alasan ini, hukuman yang dijatuhkan tidak masuk akal, mengingat alasan yang ditulis oleh para hakim sendiri, Andrea seharusnya dibebaskan, seperti yang selalu terjadi pada atlet yang terkontaminasi lainnya,” tukasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini