MADRID – Mewabahnya Virus Corona (Covid-19) membuat penyelenggaraan Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 dipertanyakan. Pasalnya, tak ada yang bisa benar-benar menjamin kapan balapan akan dimulai, sehingga jumlah seri yang dilombakan pun diprediksi bakal berkurang dari yang seharusnya.
Sejumlah pihak menilai angka paling realistis untuk menggelar MotoGP 2020 adalah 13 balapan. Akan tetapi, Dorna Sports selaku promotor MotoGP tak ingin jumlah tersebut dijadikan patokan. Sebab, dia akan berusaha untuk menyelenggarakan seluruh 19 balapan.
Baca juga: Tak Pikirkan Gelar Juara, Alex Marquez Ingin Kuasai Motor Honda Terlebih Dahulu

Sebelum ini, telah dijadwal ulang bahwa Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 akan mulai bergulir pada awal Mei 2020. Adapun Sirkuit Jerez, Spanyol, bakal menjadi seri pembuka. Akan tetapi, saat ini kasus Virus Corona di Spanyol meningkat. Spanyol tercatat sebagai negara kedua yang paling parah terpapar Covid-19.
“Tergantung pada kapan kita bisa mulai lagi. Ada suara-suara yang mengatakan bahwa setidaknya 13 balapan harus digelar untuk menjadi Kejuaraan Dunia, tetapi itu tidak benar,” tutur CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengutip dari Speedweek, Selasa (31/3/2020).